EKSPOSKALTIM, Samarinda - Rencana Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak mendorong Kaltim menjadi Ibu Kota Negara, mendapat dukungan sejumlah DPRD Kaltim.
Ketua DPRD Kaltim Syahrun salah satu yang mendukung langkah gubernur untuk menjadikan Kaltim sebagai ibu kota negara. Terlebih, ia menilai Kaltim layak untuk dipilih.
"Saya dukung Kaltim jadi ibu kota, saya rasa Kaltim cocok dengan kondisi geografis, industri, luas lahan, dan kepadatan penduduk yang masih belum seberapa. Artinya, masih bisa ditata dengan sebaik mungkin kedepan," ungkapnya, saat ditemui beberapa waktu lalu.
Ia yakin, apa bila Kaltim menjadi ibu kota negara tidak hanya lembaga legislatif saja yang mendukung. Bahkan, seluruh lapisan masyarakat Kaltim juga akan mendukung hal tersebut.
"Menjadi ibu kota negara akan memberikan dampak poisitif bagi Kaltim. Misalnya, secara ekonomi dan pembangunan, infrastruktur akan dipusatkan di wilayah Kaltim," bebernya.
Syahrun menilai Kaltim sudah memenuhi kelayakan untuk menjadi ibu kota negara. Apalagi, Kaltim saat ini telah memiliki fasilitas yang cukup menunjang, seperti bandara dengan skala internasional, Pelabuhan penumpang dan barang di Kutai Timur (Kutim), serta akses tol lintas kabupaten/kota.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltim Bidang Pembangunan Agus Suwandy juga berkomentar. Apabila menjadi ibu kota, kata dia, Kaltim dari aspek pembangunan akan tumbuh dan berkembang dengan pesat, artinya perlu kontrol.
"Penataan ruangnya harus lebih serius nantinya, Kaltim terbilang masih banyak lahan kosong, sebagai ibu kota, pembangunan akan berkembang. Artinya, jangan sampai pertumbuhan ekonomi atau pembangunan kita tidak bisa kendalikan," tutupnya. (adv)

