18 Juni 2019
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Progres Pembangunan Jembatan Kembar Samarinda Mengecewakan


Progres Pembangunan Jembatan Kembar Samarinda Mengecewakan
Pansus DPRD Kaltim saat meninjau pengerjaan jalan pendekat yang masih dalam tahap pondasi dan pengecoran drainase. Proyek pembangunan Jembatan Kembar Mahakam Samarinda, Rabu (5/7) siang. (Ekspos Kaltim/Slamet Riyadi).

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Panitia khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kaltim mengutarakan kekecewaannya saat melihat progres pembangunan Jembatan Kembar Mahakam Samarinda yang  belum mencapai 50 persen.

"Ada tiga paket pekerjaan dalam proyek pembangunan jembatan kembar ini, tapi ketiganya tidak ada yang mencapai 50 persen," ungkap Setyo Pramono, anggota Pansus Laporan Keterangan dan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD 2016 di ruang rapat kontraktor, Rabu (5/7) siang tadi. 

Saat ini, sambung politisi asal fraksi Golkar, untuk progres pengerjaan jalan pendekat di titik Samarinda Kota, baru mencapai 31 persen. Artinya masih dalam tahap pekerjaan pondasi tiang-tiang pancang yang sebagai penguat karena kontur tanah yang tidak stabil. Sedangkan untuk pengerjaan bentang tengah jembatan, masih berkutat pada pemancangan tiang pondasi atau baru mencapai 48 persen. 

“Keterangan kontraktor pekerjaan bentang tengah akan memakan waktu yang lama, karena ada beberapa kendala," ulasnya. 

Untuk pengerjaan jalan pendekat yang ada di sisi Samarinda Seberang progresnya tak lebih baik; hanya mencapai 27 persen. Karena dirundung masalah lahan, kata Agus, pengerjaan itu yang paling lambat progresnya.  

"Lokasinya bersinggungan langsung dengan aset milik TNI Kompi 611 dan beberapa rumah warga, sehingga harus diseleaikan dulu masalah itu, kita akan koordinasikan dengan pihak terkait," ujarnya. 

Nyoman Suardika pejabat Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bentang Tengah dan Jalan Pendekat Sisi Samarinda Seberang kepada awak media ini tak menampik adanya beragam kendala yang menghadang pembangunan jembatan.

"Kalau pendekatan jalan sisi Samarinda Seberang kendalanya lahan, sedangkan pekerjaan bentang tengah terkendala pemasangan pir tiang pancang 13 dan 14 bermasalah, sehingga sempat meliburkan pekerjaan selama sebulan," tutupnya. 

Untuk diketahui pembangunan jembatan kembar ini menggunakan skema pembiayaan tahun jamak dan menghabiskan anggaran Rp 650 miliar yang berasal dari sumber dana APBD Kaltim.

Sementara pengerjaannya terbagi atas tiga paket di antaranya pembangunan jalan pendekat di sisi Samarinda Kota Rp 232,82 miliar, sisi Samarinda Seberang Rp 231,97 miliar, dan untuk bentang tengah membutuhkan anggaran Rp 190,89 miliar.

Panjang jembatan yang menghubungkan antara Samarinda Kota dan Seberang ini sekitar 386,65 meter. Mulai dibangun sejak akhir 2012 lalu. Targetkan rampungnya baru akan di 2018 mendatang. (adv)

Reporter : Slamet Riyadi    Editor : Fariz Fadhillah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%34%0%0%67%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0