EKSPOSKALTIM, Kutim – Keluhan masyarakat terkait kualitas air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kian marak di media sosial. Namun hanya berselang sehari kemudian, keluhan tersebut langsung ditanggapi perusahaan plat merah tersebut.
Direktur PDAM Tirta Tuah Benua, Aji Mirni Mawarni langsung mengintruksikan jajarannya untuk melakukan pengecekan di salah satu rumah milik warga di Jalan APT Pranoto. “Dan ternyata ada kebocoran di taping tersiernya disana,” jelasnya.
Kualitas air PDAM di wilayah Sangatta yang dikeluhkan masyarakat tersebut akibat dari penghentian sementara distribusi air PDAM pada Jum’at dan Sabtu lalu.
Diketahui PDAM terpaksa menghentikan distribusi karena ada perawatan rutin yang harus dilakukan.
“Ketika beroperasi, butuh tiga hingga lima hari untuk kualitasnya kembali bersih,” tambahnya.
Inilah yang ditengarainya menjadi sebab pipa tersier mengalami kebocoran dan mengakibatkan rembesan air kotor masuk kedalam pipa.
"Sudah dicek dan dilakukan perbaikan. Agar keluhan masyarakat bisa teratasi segera. Dan dapat kembali menggunakan air bersih," pungkasnya.

