EKPOSKALTIM, Bontang - Mengkonsumsi obat batuk komix dengan jumlah besar akan mengakibatkan si pengkonsumsi menjadi mabuk dan fly. Adapun bahayanya terhadap kesehatan akan merusak hati dan ginjal. Jika terus menerus mengkonsumsi berlebihan ini akan mengakibatkan gagal hati dan ginjal, karena obat batuk komix mengandung Dextromethorpan.
Banyak penyalahgunaan komix yang terjadi di kalangan remaja atau ABG yang terjadi sekarang ini, dimana pada umumnya komix ini dicampur dengan minuman energi tertentu seperti kratingdaeng dan dikenal dengan istilah “Koteng (Komix plus Kratingdaeng)”.
Terkait hal itu, Apotek Kimia Farma di Jalan Ahmad Yani, No. 27, RT. 03, Bontang Baru, melakukan upaya mengantisipasi dan menanggulangi tindakan berindikasi pada kenakalan remaja ini, dengan tidak memperjual belikan komix di kalangan remaja atau di bawah umur.
Ummu Rosyidah Hamid Asisten Apoteker (AA) di Apotek kimia Farma menjelaskan, apabila ada pelanggan atau anak dibawa umur ingin membeli Obat Batuk Komix maka pihaknya tidak memperjual belikannya.
“Sering kali ada pelanggan kami anak di bawa umur ingin membeli obat batuk komix, tapi kami tidak menjualkan kepadannya dengan asalan obatnya kosong atau habis,”ucap Ummu kepada Eksposkaltim saat ditemui ditempat kerjanya, Sabtu (7/5/2016)
Bukan hanya Obat Batuk Komix, kata dia, ada beberapa obat yang tidak dapat diperjual belikan secara sembarangan tanpa resep dari dokter seperti Obat Tramadol dan Obat Analsik yang tergolong sebagai Obat Pisikotropika.
“Ada beberapa macam obat yang tidak dapat diperjual belikan secara sembarangan tanpa resep dari dokter seperti Obat Tramadol, Obat Analsik yang tergolongan sebagai Obat keras,”ungkapnya.
Ia juga menambahkan, untuk obat seperti Antibiotik, Amoxan Table atau Ampicilin itu minimal dijual Tiga Strip perorang tidak boleh melebihi itu.

