PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DISPERINDAGKOP BONTANG: 10 PERSEN JUMLAH PENDUDUK KOTA BONTANG SUDAH BERGERAK DI SEKTOR UMKM

Home Berita Disperindagkop Bontang: 1 ...

DISPERINDAGKOP BONTANG: 10 PERSEN JUMLAH PENDUDUK KOTA BONTANG SUDAH BERGERAK DI SEKTOR UMKM
Sekertaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kota Bontang, Asdar Ibrahim. (Foto Heri)

EKSPOSKALTIM, Bontang- Sekertaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kota Bontang Asdar Ibrahim mengungkapkan, saat ini pihaknya sedang fokus pada usaha kecil menenengah sektor hasil laut. Karena menurutnya, penghasilan dari sektor laut sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Bontang yang ada sekarang ini.

“Memang hasil laut menjadi fokus perhatian di Peraturan Menteri Perindustrian sendiri. Permen 163 tahun 2012 yang mengatakan, bahwa Bontang dijadikan sebagai peta panduan pengembangan kompentensi Industri Rumput Laut,” kata dia saat ditemui di kantornya Jalan Mulawarman, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Senin, (02/05/2016)

Disisi lain, sejak 2016 ini, UMKM yang terdaftar di Disperindagkop Bontang sekitar 18. 146 dari seluruh usaha yang ada di Kota Bontang. Jika dilihat dari komposisi jumlah penduduk Kota Bontang, menurut dia, lebih dari 10 persen jumlah penduduk sudah bergerak di sektor UMKM dan itu merupakan pertumbuhan yang cukup baik.

“Programnya tinggal mendorong mereka, yang pertama dari sisi kekuatan kelembagaanya dan sisi organisasinya, yang kedua dari penguatan modalnya, dan yang ketiga dari fasilitasnya,” jelasnya.

Asdar menambahkan, untuk penguatan kelembagaan pihaknya memiliki program pendampingan di lapangan, yang bekerja sama dengan 15 kelurahan,  dan sektor-sektor terkait lainya lewat CSR perusahaan. Untuk penguatan modal,  pihaknya akan mengfasilitasi para pengelola UMKM ini  jika ingin melakukan pinjaman lewat Bank yakni Kredit Usaha Rakyat. Dijelaskannya, dari pemerintah kota sendiri saat ini telah melakukan penggodokan untuk dana bergulir yang akan dikucurkan melalui pemkot nantinya.

“Tinggal menunggu SK peraturan Walikota untuk dijadikan dana bergulir pemerintah Kota. Dengan adanya kucuran dana ini nantinya akses dana bagi UMKM dari berbagai sisi bisa berjalan,” bebernya.

Lanjut ia menambahkan, dana yang terserap Disperindagkop pada tahun 2015 yang lalu, sekitar 96% dari total anggaran yang tersedia. “Itu semua laporan dari 3 bidang yaitu dari perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi. Meskipun ditengah anggaran untuk 2016 agak menurun karena memang ada stagnasi alokasi anggaran. Akan tetapi disisi pendampingan dan pemberdayaan yang terkait dengan UMKM, tetap kami lakukan dengan skala prioritas,“ tukasnya.

 


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%100%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :