EKSPOSKALTIM, Bontang – Upaya membekali calon tenaga kerja dengan pelatihan terus dilakukan di tengah minimnya anggaran pemerintah kota.
Kabid Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja PMTK-PTSP Bontang Ikhwan Agus mengatakan, meski tahun ini tidak mendapat bantuan dari Pemkot Bontang, namun pihaknya tetap berupaya untuk mendapat jatah dari provinsi maupun pemerintah pusat.
"Tahun ini kita dapat 5 paket dari Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda dan 5 paket dari pusat," kata Ikhwan saat ditemui di kantornya, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Jum'at (3/3).
Ikhwan menjelaskan, upaya tersebut dilakukan agar proses pelatihan maupun pemagangan terhadap tenaga kerja tetap berjalan. Meski kondisi keuangan Kota Bontang sedang defisit.
"Paket yang dari BLK Samarinda sudah berjalan dan dari pusat sementara dalam proses. Setiap paketnya terdiri dari 15-20 orang saja," ujarnya.
Tenaga kerja yang mengikuti pelatihan maupun pemagangan juga ditempatkan pada Lembaga Pelatihan Kursus (LPK) yang sudah terakreditasi.
"Kita sudah bekerjasama sebanyak 26 LPK yang sudah terakreditasi di Bontang," imbuhnya.
Ia menambahkan, para tenaga kerja juga dituntut agar selama pelatihan berlangsung tetap memanfaatkan waktu dan kesempatan yang diberikan. Sehingga setelah mengikuti pelatihan bisa langsung mendapat pekerjaan.

