26 November 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Soal FPI di Balikpapan, Oknum Anggota Dewan Pasang Badan ?


Soal FPI di Balikpapan, Oknum Anggota Dewan Pasang Badan ?
Kerumunan massa aksi melakukan orasi di depan Gedung DPRD Kota Balikpapan.

EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Belum adanya sikap pemerintah terkait berdirinya Front Pembela Islam (FPI) dan Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) MUI memantik aksi. Sejumlah perwakilan ormas mendatangi gedung wakil rakyat di Jalan Jenderal Sudirman, Senin (20/2).

Aksi ini disinyalir akibat adanya kabar oknum anggota dewan dari salah satu fraksi menyatakan mendukung dan siap pasang badan berdirinya FPI dan GNPF MUI di Balikpapan.

“Oknum ini mengisi saat mengisi khutbah Jumat mengatakan siap pasang badan (mendukung berdirinya FPI, Red),” kata Koordinator Aksi M Rafi’i.

M Rafi’i mengatakan, penolakan ini bukan tanpa dasar. Apalagi jika melihat sepak terjang FPI di beberapa daerah, khususnya di Jawa, selalu mengumbar kebencian dan provokatif.  
Dari kerumunan massa aksi, terlihat didominasi anggota ormas kedaerahan dan organisasi kemasyarakatan pemuda berbasis agama.

Aksi yang dikawal ketat aparat kepolisian ini sempat memanas. Pemicunya tidak adanya kesepakatan dalam pertemuan dengan perwakilan anggota dewan. Kemarahan peserta aksi memuncak saat tahu sebagian besar para wakil rakyat tengah melakukan kunjungan ke luar daerah.

“Kami akan menggalang petisi penolakan dan akan diserahkan ke pemkot,” tegas Rafi’i.
Beruntung, situasi mulai normal saat Kapolres Balikpapan AKBP Jeffri Dian Juniarta yang berada di lokasi mencoba berkomunikasi dengan massa.

Rencananya, demo akan kembali digelar pada pekan depan hingga mendapatkan keputusan DPRD dan pemkot.

Termasuk meminta klarifikasi atas pernyataan dari salah seorang oknum anggota dewan yang menyatakan mendukung FPI dan GNPF MUI berdiri di Balikpapan.

Reporter : Fariz    Editor : Benny Oktaryanto

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0