26 November 2020
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pembunuh Sadis dengan Palu dan Pisau Dapur Terancam Hukuman Mati


 Pembunuh Sadis dengan Palu dan Pisau Dapur Terancam Hukuman Mati
Eko (baju orange) bersama anggota Dit Reskrimum Polda Kaltim.

EKSPOSKALTIM, Balikpapan – Tersangka pembunuhan sadis Eko Susilo (35) dijerat pasal berlapis. Tuntutannya pun terbilang berat. Dir Reskrimum Polda Kaltim Kombes Pol Winston Tommy Watuliu menerangkan, pelaku dikenakan Pasal 365, 338, dan 340 KUHP dengan ancaman kurungan seumur hidup bahkan sampai hukuman mati.


Kasus ini menjadi perhatian serius Dit Reskrimum Polda Kaltim. Mayat dua orang korban yang ditemukan di Jalan Poros Bontang-Samarinda kilometer 27 Desa Semangko, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, berhasil dikenali atas nama Yusuf (21), dan Sutardi (51). Identifikasi korban menyempurnakan kelengkapan berkas kasus ini hingga telah P21 pada Senin (20/2) kemarin.


"Termasuk pembunuhan yang direncanakan. Memang pelaku dan korban saling tahu, tetapi bukan teman dekat," ungkap Winston.

Pelaku terbilang pandai mengelabui korbannya dengan berpura-pura menawarkan kerja sama.  Tetapi kerja sama palsu itu berakhir pada perampasan barang berharga dan penganiayaan korban hingga tewas.

"Sudah 3 bulan sejak ditangkap. Hari ini data dinyatakan lengkap oleh penuntut umum. Memang sempat ada kendala dalam pencocokan DNA korban dengan orang terdekat," terang Winston.

Dalam kasus ini, kata dia, motif tersangka karena memenuhi gaya hidup yang suka berfoya-foya.

"Diperkirakan bukan dendam, tersangka memang memiliki lifestyle yang membutuhkan banyak biaya. Diduga juga ada masalah kejiwaan yang membuat tersangka menjadi sadis dalam mengeksekusi korbannya," tukasnya.

Pembunuhan dilakukan Eko dengan dua cara. Korban pertama dibunuh menggunakan palu. Selang 10 hari, pelaku kembali melakukan pembunuhan. Bedanya, kali ini menggunakan pisau dapur. Pelaku membunuh kedua korban di lokasi dan waktu yang berbeda, namun menaruh jasadnya di lokasi yang sama.

Sekadar diketahui, 28 November lalu Tim Jatanras Polda Kaltim bersama Polres Bontang berhasil mengamankan pelaku di Kelurahan Sotek, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Reporter : Fariz    Editor : Benny Oktaryanto

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%100%0%


Comments

comments


Komentar: 0