EKSPOSKALTIM, Luwu Timur, Sulsel - Rehabilitasi Masjid Istiqomah yang terletak di Desa Jalajja, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan yang berdiri sejak 2004 mulai dilakukan.
Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama di lokasi masjid oleh Camat Burau, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (20/1) siang tadi.
Pengurus masjid, Basuki Rahmat mengatakan perehaban yang dilakukan kali ini telah memasuki 5 kali tahapan, menghabiskan anggaran swadaya masyarakat sebesar Rp200 juta.
Tak hanya uang, bantuan berupa material seperti semen dan lainnya pun didapatkan dari swadaya masyarakat dalam perehaban masjid ini.
"Alhamdulillah perehaban untuk menjadikan Masjid Raya 2 tingkat kini sudah berjalan, dan sejauh ini anggaran masih dari swadaya masyarakat baik bantuan materi maupun material yang saat ini digunakan," kata Basuki kepada Ekspostimur (Ekspos Grup).
Sementara itu, Camat Burau, Satri, mengatakan kedepan pihaknya akan lebih memperhatikan pembangunan masjid di Kecamatan Burau secara bertahap.
Meski pembanguan ini belum mendapat bantuan pemerintah hingga saat ini, akan tetapi pihaknya telah memberikan arahan ke pengurus masjid untuk menyodorkan proposal.
Proposal ini diajukan guna dilakukan pencairan sekira Rp100 juta dari dana Bantuan Sosial (Bansos), yang akan dikucurkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
"Perehaban masjid seperti yang dilakukan saat ini, kami akan lakukan secara bertahap di setiap desa, dengan menggunakan Bansos yang ada seperti yang akan dibutuhkan pembangunan Masjid Istiqomah ini,” tuturnya.
Diungkapkan Satri, untuk pembangunan masjid ini ditarget akan menghabiskan anggaran sebesar Rp1,2 Miliar.

