EKSPOSKALTIM, Bontang - Berita duka menghampiri keluarga Ahmad Alifiansyah, bocah 15 bulan penderita gizi buruk dan penyakit paru-paru yang sempat di rawat di RSUD Taman husada bontang ini.
Pasalnya, sekira pukul 23.30 Wita, Kamis (19/1) malam tadi, Alif (akrab ia disapa) akhirnya menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit setelah dirawat di ruang ICU.
Dari pantauan Eksposkaltim pada Jumat (20/1) pagi tadi, suasana rumah duka yang terletak di Jalan Selat Selayar, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan sesal dipenuhi warga.
Para tetangga dan kerabat berdatangan untuk melihat jenazah Alif. Dari dalam rumah, lantunan ayat suci Al Qur’an pun bergema dikumandangkan .
Ayah Alif, awaluddin, hanya bisa duduk terdiam memandangi jenazah anaknya yang terbaring di depannya. Sesekali ia mengusap air mata yang jatuh membasahi pipi.
Awal (ayah Alif, red) nampak begitu terpukul atas kematian Alif. Belum sepekan istrinya meninggal dunia, kini anak kesayangannya ini juga telah meninggalkannya untuk selamanya.
Diterangkan Huldi, tetangga yang ikut menjaga Alif semasa dirawat di rumah sakit, kondisi terakhir Alif sebelum meninggal mengalami pendarahan di kedua telinganya.
Meski sempat di bawa ke ruang ICU, namun bocah lucu ini akhirnya mengehembuskan nafas terakhirnya di ruangan tersebut.
"Jadi hari kamis sekitar jam 1 siang itu gigi Alifiansyah ini berdarah, dipindah lah dari ruang perawatan keruang ICU. Kemudian malam harinya pas di ruang ICU, ada pendarahan lagi dari kedua telinga. Tidak lama setelah itu, Alif pergi untuk selama lamanya, " ucap Huldi sambil tersedu-sedu menahan tangis.
Jenazah Alfi telah dikebumikan di Pemakaman Umum Pisangan Ba’da sholat Jumat tadi, usai disholatkan di mesjid sekitar rumah duka.
Sungguh pilu, apa yang dialami Alif ini merupakan tamparan bagi Pemerintah Kota Bontang. Di tengah kekayaan alam yang melimpah, ternyata masih ada masyarakatnya yang masih kurang perhatian pemerintah.

