EKSPOSKALTIM, Mahulu - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) Novita Bulan mengatakan, banyaknya Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang ada di kantor Pemerintahan Kabupaten Mahulu, itu tak diketahui dari mana asalnya. Bahkan, banyak diantaranya direkrut begitu saja.
Selama ini kata dia, ketika ada anggaran, perekrutan TKK terus dilakukan. Pada akhirnya, pembagian beban kerja pun banyak yang tidak efisien.
"Dari awal sih memang ada juga yang masuk, tidak tahu apakah sesuai dengan kebutuhan atau tidak, tidak tau asalnya dari mana langsung masuk-masuk aja," ujarnya.
Diimbuhkannya, niat pemerintah untuk mengurangi TKK menurutnya merupakan keputusan yang baik, karena melihat kondisi keuangan yang ada saat ini cukup memprihatinkan.
"Tidak ada pengecualian, intinya semua SKPD akan dilakukan evaluasi mengenai TKK ini," tegasnya. (Adv)

