Dishub Balikpapan memastikan bus modern Balikpapan City Trans (Bacitra) tidak akan menggusur angkot. Angkot justru akan ditata menjadi feeder pengumpan dengan jaminan pendapatan lewat skema Buy The Service dan sistem bayar sekali.
EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan memastikan pengembangan transportasi modern tidak akan mematikan angkutan kota (angkot).
Angkot lokal justru bakal dirangkul menjadi pengumpan atau feeder pendukung bus Balikpapan City Trans (Bacitra).
Kepastian usaha sopir angkot dijamin lewat skema Buy The Service (BTS) atau pembelian layanan oleh pemerintah.
“Pengusaha angkutan kota tidak perlu merasa khawatir apakah rute baru nanti memiliki potensi penumpang atau tidak, karena seluruh potensi tersebut sepenuhnya akan kami intervensi,” ujar Kepala Dishub Balikpapan M Fadli Pathurrahman.
Integrasi ini dimatangkan melalui kajian Rencana Umum Jaringan Trayek Balikpapan Connectivity yang digarap bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Fadli menjelaskan, angkot akan menjalani penataan menyeluruh, mulai dari SOP, kelayakan armada, hingga pola pelayanan agar lebih profesional.
Penataan trayek juga untuk memperluas jangkauan Bacitra ke pinggiran kota yang belum terlayani optimal, seperti Teritip di Balikpapan Timur dan Karang Joang KM 23 di Balikpapan Utara.
"Pengembangan jaringan perlu direncanakan secara sistematis agar fasilitas pendukung seperti halte, pos pemantauan, hingga perpanjangan rute bisa disiapkan dengan baik," tambah Fadli.
Bayar Sekali, Angkot Jadi Andalan Lingkungan
Dalam skema baru, angkot tetap vital melayani jalan lingkungan dan pemukiman. Angkot akan difungsikan sebagai angkutan ke pasar, antar anak sekolah, hingga pendukung kawasan wisata.
Dishub juga menyiapkan sistem pembayaran tunggal (one payment). Penumpang yang transit dari angkot ke Bacitra cukup membayar sekali.
Terkait moda lain seperti taksi Green, Fadli menyebut audiensi dan penentuan lokasi operasionalnya sementara ditunda demi menjaga kondusivitas ekosistem transportasi.

