PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tak Sekadar Baca Buku, Festival Literasi Bontang Ajak Anak Sulap Sampah Plastik Jadi Kerajinan

Home Berita Tak Sekadar Baca Buku, Fe ...

Tak Sekadar Baca Buku, Festival Literasi Bontang Ajak Anak Sulap Sampah Plastik Jadi Kerajinan
Festival Literasi Bontang 2026 mengajak anak mengolah sampah plastik menjadi karya kerajinan.

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang tidak hanya menjadi ruang untuk mengenalkan buku dan budaya membaca, tetapi juga memperluas makna literasi melalui ekoliterasi.

Pada hari kedua, Jumat (14/8/2026), pengunjung diajak mengenal persoalan sampah plastik sekaligus belajar mengolahnya menjadi barang bernilai guna melalui kegiatan daur ulang bersama komunitas Etam Re-cycle Studio.

Para pengunjung diberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah plastik oleh Etam Re-cycle Studio. Komunitas yang baru berdiri sekitar dua bulan itu mengajak anak-anak belajar memilah dan mengolah sampah plastik menjadi berbagai kerajinan.

Founder Etam Re-cycle Studio, Ilham Syam, mengatakan komunitas tersebut dibentuk berangkat dari keresahan melihat sampah plastik yang belum terkelola dengan baik, terlebih material tersebut membutuhkan waktu sangat lama untuk terurai secara alami.

“Komunitas ini lahir dari keresahan melihat sampah plastik yang belum terkelola dengan baik. Karena itu, kami mencoba mengedepankan kegiatan sosial melalui ekoliterasi,” ujar Ilham.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Festival Literasi DPK Bontang menjadi pengalaman pertama bagi Etam Re-cycle Studio. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk mengenalkan pengelolaan sampah kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan praktis.

Sebelum mengikuti workshop, peserta terlebih dahulu diberikan edukasi mengenai sampah. Setelah itu, mereka diajak belajar memilah hingga mengolah sampah plastik menjadi barang yang dapat digunakan kembali.

“Mereka bisa belajar sambil langsung membuat proses pengelolaan sampah menjadi berbagai barang, seperti gantungan kunci,” katanya.

Konsep kegiatan juga dibuat interaktif. Anak-anak tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi ikut mempraktikkan proses pengolahan sampah hingga menghasilkan kerajinan.

Etam Re-cycle Studio juga menerapkan program penukaran sampah. Peserta dapat membawa 10 botol plastik untuk ditukar dengan suvenir berupa gantungan kunci menarik dan beragam kerajinan tangan lainnya.

“Mereka bisa menukar 10 botol untuk mendapatkan gantungan kunci, sekaligus belajar membuatnya sendiri,” jelas Ilham.

Menurut Ilham, pendekatan tersebut diharapkan dapat menanamkan kesadaran sejak dini bahwa sampah, khususnya plastik, masih dapat dimanfaatkan apabila dikelola dengan tepat.

Ia menilai Festival Literasi menjadi ruang yang tepat untuk mengenalkan konsep tersebut karena literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami persoalan di lingkungan sekitar dan mengambil tindakan.

“Alhamdulillah, pengalaman pertama ikut festival literasi ini sangat bermanfaat dan mendidik. Anak-anak bisa belajar sambil bermain sekaligus membuat berbagai kerajinan dari sampah,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan memberikan ruang lebih luas bagi komunitas maupun masyarakat untuk berbagi pengetahuan mengenai lingkungan.

“Ekoliterasi memperluas pemahaman bahwa literasi juga mencakup kepedulian lingkungan. Harapannya, kegiatan ini terus dilaksanakan dan semakin baik,” tandasnya.

Diketahui, Festival Literasi tahun ini mengusung tema “Berbenah Melalui Literasi Menuju Bontang Cerdas, Berbudaya, Berkelanjutan dan Berdaya Saing”, Festival Literasi DPK Bontang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 21.00 Wita.

Beragam kegiatan dihadirkan sepanjang hari, mulai dari tarian literasi, musik etnik, story telling, pantomim, pelatihan mendongeng, workshop menjadi ibu yang dirindukan anak, makeup cosplay, hingga peluncuran program One Teacher One School One Book.

Ada pula kegiatan mendongeng, nonton bareng dan diskusi, tari-tarian, akustik, karaoke, workshop Panji Bener, serta stan pameran dan UMKM.


Editor : Maulana
Tags : DPK Bontang

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :