19 Januari 2021
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

BUKTI BELUM KOMPLIT, SIDANG PUTUSAN DODY RONDONUWU KEMBALI DITUNDA


BUKTI BELUM KOMPLIT, SIDANG PUTUSAN DODY RONDONUWU KEMBALI DITUNDA
Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Dody Rondonuwu, usai mengikuti sidang kasus Tipikor di Kantor Pengadilan Negeri Kota Bontang, Rabu (25/8). EKSPOSKALTIM/ NIRWANA

EKSPOSKALTIM, Bontang – Sidang putusan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan terdakwa anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Dody Rondonuwu, beserta 3 terdakwa lainnya yakni Nurdin, Asriansyah dan Yohanes, yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bontang pada Rabu (24/8/16) kemarin, kembali tak membuahkan hasil alias ditunda.

Ketua Hakim PN yang memimpin kasus tersebut, Joni Kondolele, mengatakan  sidang tersebut ditunda karena bukti yang diperlukan belum sepenuhnya komplit. Sidang kembali akan digelar pada tanggal 14 September mendatang.

“Sidang akan kami gelar dengan jadwal yang sudah kami tetapkan beserta bukti-bukti yang valid yang kami akan tunjukkan,” terangnya

Kendati demikian, sidang tipikor tersebut kembali akan digelar  pada Rabu 14 Septemeber 2016 mendatang. Penenunda tersebut diutarakan langsung oleh Hakim Ketua Pengadilan Negeri (PN) Bontang.

Sementara, Dody Rondonuwu menilai ada keganjilan pada sidang yang digelar tersebut. Disebutkannya, sidang putusan Tipikor ini sudah bertahun-tahun lamanya, namun kasus yang dituduhkan itu kembali ditunda.

“Kalau memang ada bukti yang menyatakan saya korupsi, silahkan diperlihatkan dong, jangan cuma ngomong saja. Katanya ada bukti, tapi tidak diperlihatkan juga sampai sekarang, malah disuruh nunggu sidang selanjutnya,” ujar Dody geram.

Dody menambahkan, kendati sidang sudah masuk  dalam tahap ketiga, namun hingga saat ini Jaksa Penuntut Umum (PJU) tidak pernah memperlihatkan bukti barang sedikit pun. Dari itu, ia menganggap ini hanyalah sebuah tipuan.

“Semua ini kayak copy paste. Katanya saya korupsi, katanya barang bukti berupa kaos kaki, sepatu, raket tenis meja, raket tenis, raket bulu tangkis, dan lain lain. Tapi itu semua hanya ngomong aja, nggak ada bentuk fisiknya,” cetusnya.

Lebih lanjut ia mempertanyakan bagaimana bisa PJU menyatakan dirinya sebagai terdakwa, kalau sampai sekarang barang bukti belum ada. Karena pastinya, hakim akan mengatas namakan Tuhan Yang Maha Esa dan demi keadilan dalam menetapkan putusan.

Kendati demikian, Dody menyampaikan jika pada sidang selanjutnya PJU tidak dapat memperlihatkan barang bukti, pihaknya tetap menyerahkan keputusan kepada Majelis Hakim. Ia percaya keadilan itu ada.(*)

Reporter : Nirwana    Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0