EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan rencana pemerintah kota untuk memulai proses seleksi terbuka dalam mengisi jabatan tinggi pratama Sekretaris Daerah (Sekda) pada bulan Juni 2026.
Proses ini dijadwalkan akan dilakukan setelah Penjabat (Pj) Sekda saat ini, Akhmad Suharto, memasuki masa purna tugas.
“Menunggu Pak Pj Sekda pensiun. Kami masih memanfaatkan beliau di sisa masa tugasnya,” ujar Neni kepada awak media.
Neni menjelaskan bahwa kriteria calon Sekda di Kota Bontang tidaklah muluk-muluk. Yang terpenting adalah memiliki kemampuan dalam mengelola dan memanajemen berbagai persoalan internal pemerintahan daerah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya dedikasi tinggi dari calon Sekda, serta kemampuan untuk bekerja selaras dengan visi dan misi dirinya bersama Wakil Wali Kota Agus Haris.
“Yang terpenting mau bekerja dan membantu membangun Kota Bontang agar lebih baik lagi,” tambah Neni.
Diketahui, jabatan Sekda Bontang telah diisi oleh Penjabat sejak November 2025. Saat itu, Neni melantik Akhmad Suharto sebagai Pj Sekda menggantikan Aji Erlynawati yang memasuki masa pensiun.
Terkait kemungkinan mutasi pada jabatan eselon III di lingkungan Pemerintah Kota Bontang, Neni menyebut bahwa pembahasan akan dilakukan secara bertahap setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
“Untuk posisi lain nanti akan kami bahas setelah Lebaran,” pungkasnya.

