PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Maaf Polri Usai Pelajar Tewas Dihantam Brimob

Home Berita Maaf Polri Usai Pelajar T ...

Permintaan maaf Polri mengemuka setelah seorang pelajar 14 tahun tewas diduga akibat pukulan oknum Brimob. 


Maaf Polri Usai Pelajar Tewas Dihantam Brimob
Tampang Bripka Masias Siahaya. Foto: tangkapan layar/istimewa

EKSPOSKALTIM, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia menyatakan akan menangani secara tegas kasus penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob terhadap dua pelajar di Maluku Tenggara yang menewaskan satu orang. Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan komitmen tersebut menyusul keterlibatan Bripka Masias Siahaya dalam peristiwa tersebut.

"Polri berkomitmen tegas dalam proses penegakan hukum dan kode etik terhadap individu yang terlibat secara transparan dan akuntabel," kata Johnny dikutip dalam keterangannya, Minggu (22/2).

Ia juga mengajak publik untuk mengawal proses hukum yang berjalan. "Polri mengajak keluarga korban dan seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses penegakan hukum terhadap individu anggota Polri yang terlibat, agar berjalan sesuai prinsip hukum yang berlaku, transparan, dan akuntabel," ujarnya.

Dalam pernyataan yang sama, Polri menyampaikan permintaan maaf atas tindakan anggotanya. “Maaf atas tindakan individu anggota Polri yang dinilai tidak sejalan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, yang berpotensi mencederai kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.”

Johnny juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya korban. Ia menyebut Polri turut berduka cita dan menyampaikan empati kepada keluarga besar korban serta mendoakan agar keluarga diberikan ketabahan.

Kasus ini sebelumnya menewaskan Arianto Tawakal (14), siswa MTsN Maluku Tenggara. Korban diduga dipukul menggunakan helm oleh Bripka Masias Siahaya hingga bersimbah darah dan meninggal dunia. Dalam peristiwa yang sama, kakak korban, Nasrim Karim (15), juga menjadi korban penganiayaan hingga mengalami patah tulang.

Peristiwa ini memicu sorotan luas publik, terutama setelah muncul kesaksian keluarga yang membantah narasi awal terkait dugaan balapan liar serta mengungkap adanya kekerasan dalam penanganan korban di lokasi kejadian.

Saat ini, Bripka Masias Siahaya telah diamankan dan proses penyelidikan masih terus berlangsung.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :