PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Peringatan BMKG di Kaltim: Hujan Awal Desember Bisa Picu Banjir-Longsor

Home Berita Peringatan Bmkg Di Kaltim ...

Hujan lebat kembali membayangi Kalimantan Timur pada awal Desember, dan BMKG memperingatkan potensi banjir hingga longsor di sejumlah daerah.


Peringatan BMKG di Kaltim: Hujan Awal Desember Bisa Picu Banjir-Longsor
Ilustrasi - Seorang warga berjalan mengenakan jas hujan saat banjir dan hujan di Jalan Di Panjaitan, Samarinda, Kalimantan Timur. (Antara Kaltim/ M Ghofar)

EKSPOSKALTIM, Balikpapan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda mengimbau warga Kalimantan Timur agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor pada dasarian pertama Desember (1–10 Desember) 2025.

“Kami menyampaikan peringatan dini karena hujan dapat menyebabkan banjir, sungai meluap, jalan licin, tanah longsor, hingga kemungkinan pohon tumbang akibat angin kencang dan petir,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda, Riza Arian Noor, di Samarinda, Selasa (1/12). 

Berdasarkan prakiraan curah hujan pada 10 hari pertama Desember, sebagian besar wilayah Kalimantan Timur diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah, yakni 50–150 milimeter (mm), dengan peluang hujan lebih dari 70 persen.

Sementara itu Kaltim bagian barat, khususnya sebagian wilayah Kabupaten Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Kutai Timur bagian barat, berpotensi diguyur hujan kategori tinggi 150–300 mm, dengan peluang hujan 50–70 persen.

Pada prakiraan deterministik dasarian pertama Desember, sebagian besar wilayah Kaltim juga diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah 50–150 mm. Adapun sebagian Kutai Barat, Mahakam Ulu, dan Kutai Timur bagian barat kembali diprakirakan menerima curah hujan kategori tinggi 150–200 mm.

Untuk sifat hujan, BMKG mencatat mayoritas wilayah Kaltim berada pada kategori normal, yakni 85–115 persen. Namun sebagian wilayah utara dan tengah diprediksi mengalami sifat hujan atas normal, pada kisaran 116–150 persen.

BMKG turut melaporkan hasil pemantauan hari tanpa hujan (HTH) pada dasarian ketiga November (21–30 November 2025). Meski sebagian besar wilayah Kaltim diguyur hujan, masih terdapat sejumlah wilayah yang tidak mengalami hujan selama satu hingga lima hari, masuk kategori sangat pendek.

“Beberapa wilayah di Kaltim mengalami hari tanpa hujan dengan kategori sangat pendek antara satu sampai lima hari,” kata Riza.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :