EKSPOSKALTIM, Bontang - Pemerintah Kota Bontang mengambil langkah inovatif dalam pengelolaan aset publik. Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), GOR Taman Prestasi di kawasan Bontang Lestari ditawarkan untuk dikelola dengan skema Public Private Partnership (PPP) atau kemitraan publik-swasta.
Langkah ini ditargetkan menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat olahraga sekaligus ruang ekonomi kreatif terpadu. Ketua Tim Kajian Pemetaan Potensi dan Peluang Investasi Kota Bontang, Dr. Rahcmad Budi Suharto, menyebut inisiatif ini sebagai bentuk transformasi pengelolaan aset publik menuju model kolaboratif dan berkelanjutan.
"Kami melihat GOR Taman Prestasi memiliki potensi besar jika dikelola secara profesional. Pemerintah akan berperan sebagai fasilitator dan regulator, sedangkan sektor swasta diberi ruang untuk mengelola dengan pendekatan bisnis yang efisien," jelasnya, Kamis (6/11/2025).
Pemkot Bontang membuka peluang investasi melalui beberapa skema, antara lain Build-Operate-Transfer (BOT), Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), dan Kerja Sama Pengelolaan (KSPj). Skema-skema ini memberikan fleksibilitas bagi investor untuk memilih model kerja sama yang paling sesuai dengan kapasitas dan rencana bisnis mereka.
Pengelolaan GOR melalui PPP memiliki dua fokus utama yang saling melengkapi. Pertama, menjadikan GOR sebagai pusat pembinaan atlet daerah dengan fasilitas latihan memadai bagi cabang olahraga sepak bola, voli, dan basket. Upaya ini diharapkan memperkuat pembinaan atlet muda Bontang yang selama ini terbatas oleh minimnya sarana latihan.
Kedua, kawasan di sekitar GOR akan difungsikan sebagai ruang ekonomi kreatif dan sentra UMKM. Area di bawah tribun rencananya dimanfaatkan menjadi ruang komunitas, kantor usaha, serta tenant untuk pelaku UMKM lokal.
Pemerintah menilai, pengembangan GOR Taman Prestasi akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di kawasan Bontang Lestari yang selama ini masih minim aktivitas ekonomi.
"Kawasan ini merupakan pusat pemerintahan, tetapi aktivitas ekonominya perlu dihidupkan. Kami ingin GOR menjadi magnet baru bagi pertumbuhan dan pemerataan pembangunan," ujar Dr. Rahcmad.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, GOR Taman Prestasi diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat sektor UMKM, serta menghadirkan ruang publik yang aktif dan produktif.
"Ketika fasilitas publik hidup, maka aktivitas ekonomi tumbuh, masyarakat aktif, dan semangat kebersamaan meningkat," pungkasnya.

