PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Menaker Sentil Kaltim: Industri Tumbuh, tapi Pekerjaan Seret

Home Berita Menaker Sentil Kaltim: In ...

Menteri Tenaga Kerja Yassierli menilai perekonomian industri di Kaltim seharusnya bisa tumbuh lebih kuat, jika...


Menaker Sentil Kaltim: Industri Tumbuh, tapi Pekerjaan Seret
Menteri Tenaga Kerja Yassierli. Foto: ANTARA

Balikpapan, EKSPOSKALTIM – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur (Kaltim) pada Februari 2025 tercatat 5,33 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah angkatan kerja di Kaltim mencapai 2.123.156 orang, meningkat 113.639 jiwa dari tahun sebelumnya. Meski ada penurunan 0,42 persen dibanding Februari 2024, BPS menempatkan Kaltim di urutan ke-10 provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi nasional.

Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan pengangguran di Kaltim bukan sekadar isu lokal. Berdasarkan laporan BPS yang dikutip dari ANTARA, sejumlah provinsi seperti Banten, Jawa Barat, dan Kepulauan Riau juga masih mencatat angka pengangguran di atas rata-rata nasional. Fenomena ini menunjukkan tantangan struktural dalam penyerapan tenaga kerja di tengah pertumbuhan industri yang belum sepenuhnya inklusif. 

Menteri Tenaga Kerja Yassierli menyoroti fenomena tersebut. Ia menilai perekonomian industri di Kaltim seharusnya bisa tumbuh lebih kuat jika dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi.

“Harusnya industri tumbuh, tapi pertumbuhan itu juga harus dibarengi dengan pelatihan dan pendidikan vokasi yang memadai untuk menyiapkan kapasitas,” ujarnya kepada EKSPOSKALTIM, Kamis (30/10), di sela kunjungannya ke Balikpapan.

Ia juga menambahkan pemerintah pusat menyiapkan sejumlah program untuk memperluas lapangan kerja seperti makan bergizi gratis (MBG), kampung nelayan, koperasi merah putih, dan magang di industri serta perdagangan.

 “Wirausaha juga harus bisa jadi solusi untuk penciptaan lapangan kerja, bukan sekadar pilihan darurat,” tambahnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :