PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Sebut KDM Gubernur Konten, IG Gubernur Kaltim Masih Diserbu

Home Berita Sebut Kdm Gubernur Konten ...

Sebut KDM Gubernur Konten, IG Gubernur Kaltim Masih Diserbu
Gubernur Kaltim Rudy Masud (kiri) menyebut Dedi Mulyadi sebagai 'Gubernur Konten" saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI. Foto: Istimewa

EKSPOSKALTIM – Akun Instagram (IG) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, ramai diserbu warganet usai pernyataannya Dedi Mulyadi (KDM) sebagai “Gubernur konten”. Alih-alih mendapat dukungan, komentar itu justru menuai reaksi balik. Ribuan pengguna media sosial membela Dedi dan membanjiri kolom komentar akun @h.rudymasud sejak Selasa (28/4).

Salah satu komentar datang dari akun @kakangkawah94. Ia meminta agar Rudy Masud lebih hati-hati dalam berucap. Sebagian lain mempertanyakan hasil kerja Rudy selama menjabat gubernur.

@aldialdo_212 yang mengaku berasal dari Lampung menyebut Dedi Mulyadi sebagai sosok yang benar-benar bekerja untuk rakyat dan memanfaatkan media sosial sebagai alat transparansi publik.

“Begitulah gunanya media sosial, biar rakyat tahu siapa yang bener-bener kerja,” tulisnya, menambahkan emoji api sebagai penegasan.

Narasi serupa disuarakan akun @wachjoe3 yang menantang Rudy Mas’ud menunjukkan kiprahnya secara konkret. Ia menilai Dedi Mulyadi telah lama berkarya melalui konten yang hasilnya langsung dirasakan masyarakat, tanpa mengandalkan dana pemerintah.

“Salah orang lu cuy… #NEUNGGAR CADAS!!!” cetusnya.

Komentar lain dari akun @agushidayatsp mempertanyakan motivasi di balik label "gubernur konten" yang disematkan Rudy kepada Dedi. Ia menyindir, “Memangnya konten Dedi merugikan siapa?” Beberapa netizen bahkan melempar komentar satir seperti menanyakan soal ganti oli gardan atau hanya meninggalkan emotikon tawa sebagai bentuk sindiran halus.

Hingga berita ini ditulis, ribuan komentar sudah membanjiri postingan Rudy. Gelombang dukungan untuk Dedi Mulyadi menandakan bagaimana publik kini lebih menghargai pemimpin yang menunjukkan kerja nyata—meski lewat konten. Sementara itu, Rudy Mas’ud justru menuai kritik atas ucapannya yang dianggap tak bijak dan tidak membangun.

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai

Julukan "Gubernur Konten" yang dilontarkan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud kepada Dedi Mulyadi dalam rapat Komisi II DPR RI pada Selasa (29/4) ditanggapi santai oleh Dedi.

Dalam forum yang dihadiri Mendagri, para gubernur, serta pejabat eselon I, Rudy menyapa hadirin dan menyebut, “Kang Dedi, Gubernur Konten. Mantap nih Kang Dedi,” sebelum memaparkan kinerjanya sebagai Gubernur Kaltim.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa konten yang ia buat justru berdampak positif, karena mampu menekan belanja iklan Pemprov Jawa Barat secara signifikan. 

"Alhamdulillah, dari konten yang saya miliki itu bisa menurunkan belanja rutin iklan," ujar Dedi. Ia menyebut sebelumnya anggaran iklan Pemprov Jabar mencapai Rp 50 miliar, namun kini cukup Rp 3 miliar berkat konten yang viral.

Curhat Kondisi Kaltim

Di sisi lain, dalam rapat kerja Komisi II DPR RI yang berlangsung pada hari yang sama, Rudy Mas’ud menyoroti buruknya kondisi infrastruktur di Kalimantan Timur, meski daerah itu kini menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kami sudah bicara dengan Pangdam, dan Menhan berencana membangun akses jalan di perbatasan. Ini penting untuk menghubungkan Kalimantan Utara, Timur, dan Tengah lewat Trans-Kalimantan," ujar Rudy dalam pemaparannya di Gedung DPR RI, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Rudy turut memutar video yang memperlihatkan kerusakan jalan di Kaltim. Terlihat sebuah SUV hitam harus bersusah payah melewati jalanan berlumpur yang rusak parah.

“Jujur saja, hampir 80 tahun kita merdeka, tapi infrastruktur di Kaltim belum banyak berubah,” katanya. Ia menekankan bahwa video itu bukan sekadar dokumentasi, tetapi cerminan nyata wajah Indonesia hari ini.

"Kaltim ini punya potensi besar, apalagi sebagai lokasi IKN. Tapi kalau infrastruktur dasarnya saja masih begini, bagaimana kita mau bicara masa depan?" ujar Rudy.

Ia juga mengingatkan pentingnya posisi strategis Kalimantan Timur yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Brunei. Menurutnya, perhatian lebih dari pemerintah pusat adalah mutlak, bukan hanya demi pembangunan, tapi juga menjaga kedaulatan wilayah.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

67%0%0%0%0%34%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :