EKSPOSKALTIM.COM - Dihadapan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) Sutomo Jabir kembali menyuarakan akses listrik yang masih belum merata di ratusan desa Provinsi Kaltim, khususnya di wilayah daerah pemilihannya (Dapil) yakni Bontang, Kutai Timur dan Berau.
Sutomo Jabir mengatakan di wilayah Kecamatan Sangkulirang dan Kecamatan Sandaran Kabupaten Kutai Timur terjadi kendala yang perlu dilakukan mediasi oleh pemerintah provinsi (Pemprov).
Pasalnya pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) siap melaksanakan pembangunan pembangkit listrik, akan tetapi tidak dapat diimplementasikan lantaran terkendala oleh izin usaha dari PT Kayan Hidro Energi.
"Dan sampai hari ini PT Kayan Hidro Energi belum melakukan apa-apa. Belum ada saya lihat gerakan untuk membangun pembangkit atau jaringan untuk wilayah tersebut. Sementara PLN juga tidak bisa masuk karena sudah masuk dalam wilayah izin," ungkapnya.
Oleh karena itu, politikus PKB itu meminta agar Pemprov Kaltim untuk melakukan mediasi ataupun memfasilitasi persoalan tersebut untuk menemukan solusi.
"Duduk bareng dengan PLN, PT Kayan Hidron Energi dan Kementerian ESDM untuk mencari solusi siapa yang bertanggung jawab membangun itu," lanjutnya.
"Kalau tetap PT Kayan Hidron Energi yang ngotot membangun mereka harus memulai dari sekarang. Entah itu pembangkit ataupun membangun jaringannya. Kalau itu tidak bisa dilakukan lebih baik PT Kayan Hidron Energi menyerahkan ke PLN karena PLN siap membangun jika lepas izin," tandasnya. (Adv DPRD Kaltim)

