EKSPOSKALTIM.COM, Jakarta – Kabar baik menghampiri masyarakat penerima manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pasalnya, BPNT atau Kartu Sembako untuk 2022 dapat dicairkan secara tunai.
Hal itu ditegaskan Menteri Sosial Tri Rismaharini, dalam keterangannya yang dilansir JPNN, Sabtu (19/2).
Mantan wali kota Surabaya yang menjabat dua periode itu menuturkan realisasi percepatan penyaluran tersebut akan dibantu dengan PT Pos Indonesia.
"Untuk percepatan penyaluran bantuan, untuk triwulan pertama kami melakukan transfer langsung," ujar Bu Risma.
Menurut Bu Risma, hal ini dilakukan karena dilatarbelakangi arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai percepatan penyaluran bantuan sosial 2022.
Selain itu, kata dia, dari pengalaman penyaluran BPNT 2021, banyak sekali perihal transaksi yang terhambat.
"Karena banyak sekali transaksi yang terhambat, bahkan yang tahun lalu saja masih sekitar 3 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang belum transaksi," ujar Risma.
Dia menjelaskan penyaluran BPNT dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, yakni Januari - Maret.
Sementara, penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dilakukan langsung melalui top up ke rekening masing-masing KPM.
Usai Dampingi Presiden, Mensos Risma Saksikan Pencairan Bansos PKH dan BPNT.
"Mulai minggu depan yang PKH bisa langsung mencairkan untuk yang triwulan pertama," kata Risma.

