PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkot Bontang Kembali Aktifkan Rumah Isoter Guntung

Home Berita Antisipasi Lonjakan Kasus ...

Antisipasi Lonjakan Kasus, Pemkot Bontang Kembali Aktifkan Rumah Isoter Guntung
Capt: Rusunawa Guntung yang dijadikan tempat Isoter bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 bergejala ringan hingga sedang. (Asep)

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Bontang yang terus terjadi, memaksa pemkot untuk kembali mengaktifkan Rusunawa Guntung, menjadi tempat isolasi terpusat (Isoter).

Sebelumnya, Rusunawa Guntung pernah dijadikan tempat isoter saat Kota Taman (sebutan Bontang), mengalami lonjakan kasus serupa pada gelombang kedua di tahun 2021.

Baca juga : Dorong UMK Binaan Berorientasi Ekspor, Pupuk Kaltim Gagas Konsep Factory Sharing

"Kita semua harus menyiapkan, mengantisipasi segala kemungkinan yang bakal terjadi," kata Wali Kota Bontang Basri Rase, di Rusunawa Guntung, Kamis (17/02/2022).

Dalam mengantisipasi lonjakan gelombang ketiga Covid-19, Pemkot Bontang telah menyiapkan 90 kamar di bangunan 4 lantai ini, untuk menampung masyarakat yang terpapar covid dengan gejala ringan hingga sedang.

"Semua akan dijamin pemerintah baik makanan dan juga obat-obatan, dengan fasilitas 90 kamar," terangnya.

Kendati demikian, orang nomor satu di Kota Taman ini menuturkan saat ini kondisi Bontang masih tergolong aman. Hal ini dilihat dari jumlah masyarakar yang terpapar covid di fasilitas kesehatan / rumah sakit.

Selain telah menyiapkan ruangan untuk isolasi, kata Basri, pemerintah juga telah menyiapkan 25 petugas yang terdiri 13 tenaga kesehatan (Nakes), dan sisanya dari Satpol PP dan BPBD.

Baca juga : Polres Bontang Ringkus PNS Pemilik Sabu 0,37 Gram

Berkenaan dengan ketentuan pasien yang dirawat, menurut Basri, tidak mesti dari rumah sakit, tetapi bisa saja pasien menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Kalau di rumah merasa tidak aman khawatir keluarga lain terpapar, bisa langsung ke Isoter dengan komunikasi dengan pihak Puskesmas setempat," ujar Basri.


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :