EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Guna mengantisipasi aksi teror, TNI- Polri, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Bontang, menggelar apel kesiapan pengamanan kegiatan masyarakat, di Mako Polres Bontang, Jalan Bhayangkara, Bontang Utara, Kamis (01/04/2021).
Pelaksana Harian (PLH) Wali Kota Bontang, Aji Erlinawaty, yang turut hadir dalam apel tersebut mengatakan, guna mengantisipasi aksi kekerasan jelang hari besar keagamaan, diperlukan langkah-langkah antisipatif yang proaktif.
Baca juga : Heboh Ledakan Bom Bunuh Diri di Makassar
Dengan begitu, lanjutnya, aksi kekerasan komunal, kejahatan konvensional dan kejahatan transnasional yang dapat mengganggu pelaksanaan perayaan ibadah keagamaan, bisa diantisipasi. Potensi gangguan dan konflik yang ada, dapat dikelola dan eliminir sedini mungkin agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata.
“Potensi ancaman lainnya juga memerlukan perhatian serius,” terangnya.
Aji berharap seluruh peserta apel dan masyarakat dapat membantu pemerintah dalam upaya pencegahan ini, salah satunya dengan mereduksi faham-faham radikal, sehingga dapat meminimalisir potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas Kamtibmas di Kota Bontang.
"Tentunya langkah ini menuntut kepedulian dan kerja sama semua pihak," ucap Aji.
Baca juga : Perempuan Bersenjata Serang Mabes Polri
Penanganan terhadap konflik sosial dan terorisme, kata AJi, diperlukan tindakan yang tepat, baik tindakan yang bersifat Preemptif, Preventif dan Represif, atau penegakan hukum yang dirancang dengan baik dan diimplementasikan dengan sunguh - sungguh.
"Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2013, tentang Penanganan Gangguan Keamanan Dalam Negeri, yang menitikberatkan pada penanggulangan terhadap konflik sosial dan terorisme, serta pentingnya kerjasama dengan semua unsur terkait, sehingga dapat menjamin keamanan dalam negeri," pungkasnya.

