EKSPOSKALTIM.COM, Bontang – Tindakan penipuan masih menjadi momok di Bontang. Pasalnya sepanjang tahun 2020 ini, Polres Bontang menerima sebanyak 70 pengaduan. Parahnya lagi, aktivitas ini didominasi modus online.
"Ini bukan penipuan biasa, tapi penipuan dengan modus online, dan korbannya kebanyakan yang melakukan pembelian barang lewat online,” terang Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Reskrim AKP Makhfud Hidayat.
Baca juga: Menghadapi New Normal, Kelurahan Api-api Ajak Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat
Kasus penipuan online jadi atensi kepolisian Bontang. Para pelaku saling tidak mengenal dan tidak pernah bertemu satu sama lain.
Dari hasil penyelidikan sementara menunjukkan fakta, bahwa pelaku penipuan kebanyakan dari luar wilayah Bontang bahkan Kalimantan Timur.
Baca juga: Sempat Zero, Satu Bocah 13 Tahun Positif Covid-19 di Bontang
Pihak kepolisian meminta masyarakat tak tergiur dengan berbagai iming-iming harga murah yang diberikan penjual online. Selain itu, masyarakat juga harus waspada saat bertransaksi melalui sistem online.
“Biasanya si penjual mengklaim produk yang dijualnya original, dengan tampilan foto produk meyakinkan, serta harga yang lebih murah,” tuturnya. (Hermawan)
Data Kasus Penipuan di Bontang Januari-Juli 2020 Berdasarkan Kelurahan:
1. Loktuan 10
2. Guntung 3
3. Gunung Elai 13
4. Api-api 7
5. Bontang Baru 4
6. Bontang Kuala 2
7. Tanjung Laut 9
8. Tanjung Laut Indah 7
9. Berbas Tengah 5
10. Satimpo 2
11. Gunung Telihan 4
12. Belimbing 3
13. Bontang Lestari 1

