PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

HMI Samarinda Gelar Dialog IKN Baru, Ramai Tolak Ahok Jadi Kepala Badan Otorita

Home Berita Hmi Samarinda Gelar Dialo ...

HMI Samarinda Gelar Dialog IKN Baru, Ramai Tolak Ahok Jadi Kepala Badan Otorita
Foto bersama di sela-sela kegiatan diskusi publik. (ist)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Himpunan Mahasiswa Islam cabang Samarinda menggelar diskusi publik bertema “Peran Masyarakat Kaltim Dalam Pembangunan Ibu Kota Negara Baru”, Rabu (11/03/2020).

Diskusi ini berangkat dari keresahan masyarakat Kalimantan Timur yang merasa tidak dilibatkan dalam proses perdiskusian, terkait rencana pemindahan ibu kota negara baru yang secara resmi telah diumumkan presiden Jokowi, dari DKI Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur. Lebih tepatnya sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Baca juga: Komisi I DPRD Bontang Panggil PT YUM Bahas Soal Tenaga Kerja

Terlebih, Presiden Jokowi juga telah mengumumkan nama-nama calon Kepala Badan Otorita yang rencananya akan memimpin provinsi ibu kota negara baru itu.

Keempat nama tersebut adalah Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), Tumiyana, Abdullah Azwar Anas dan Bambang Brodjonegoro.

Diskusi yang diisi oleh kelompok cipayung baik dari narasumber diskusi dan juga peserta diskusi tersebut berlangsung secara “panas” dan ramai pengunjung.

Beberapa peserta diskusi mengeluarkan statemen menolak beberapa kandidat kepala Badan Otorita yang diusulkan Presiden Jokowi, seperti Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dan juga Azwar Anas.

“Pasalnya, keduanya dinilai memiliki rekam jejak yang tidak baik,” kata Nasrul Abdal Fatwa dari HMI Cabang Samarinda, melalui keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Jumat (13/3/2020) malam.

Selain itu, semua narasumber bersepakat bahwa dalam proses perpindahan dan atau pembangunan Ibu Kota Negara Baru, harusnya melibatkan masyarakat Kalimantan Timur.

“Hal ini guna tidak menimbulkan konflik sosial dan juga menghilangkan kesan exclusive di Ibu Kota Baru yang akan didesain sebagai Ibu Kota percontohan peradaban dunia,” ujarnya.

Baca juga: Gelar Bela Negara, Wali Kota Neni Ingatkan Setia Terhadap Pancasila

Ke depan kelompok pemuda masyarakat Kalimantan Timur ini akan mengadakan penyatuan frekuensi di kalangan masyarakat Kaltim, agar dapat satu suara dalam hal memberikan rekomendasi terkait pelibatan masyarakat Kaltim pada wacana pemindahan ibu kota negara baru yang kini tengah ramai diperbincangkan.

Hadir sebagai Narasumber pada diskusi di antaranya Abdul Muis (Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Tara), Andi Muhammad Akbar (Ketua DPD GMNI Kaltim-Tara), Saiduani (Korwil VI GMKI), Amran (Wakil Ketua II PMII Kaltim-Tara), Muhammad Idil (Aktivis IMM Kaltim-Tara), Sulthan (Ketua KPMKT).


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :