PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

PKM Teluk Lingga Bersinar Tangani 31 Kasus TB

Home Berita Pkm Teluk Lingga Bersinar ...

PKM Teluk Lingga Bersinar Tangani 31 Kasus TB
Petugas TB di PKM Teluk Lingga Bersinar, Rosmawati.

EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas/PKM) Teluk Lingga Bersinar tangani 31 kasus Tuberkulosis (TB) di Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Dari 31 kasus, satu di antaranya TB tulang (elbow) dan satu TB non aktif. Dikatakan petugas TB PKM Teluk Lingga Rosmawati TB tulang adalah level tertinggi, di mana penderitanya dapat mengalami kelumpuhan bahkan kematian.

Baca juga: RSUD Kudungga Sangatta Tuntaskan Klaim Kelebihan Pembayaran BPJS Kesehatan

"TB tulang menyerang tulang belakang dan persendian pinggul, lutut, kaki, siku, pergelangan tangan, dan bahu dan dapat berakibat kelumpuhan. Sedangkan kasus yang baru M.Yusuf (75) penderita TB non aktif, yang artinya virusnya tidak ditemukan namun gejala yang diderita sama, sebab itu kita berikan pengobatan TB," pungkasnya, Jumat (6/9/2019).

Tuberkulosis (TB) atau yang lebih dikenal dengan sebutan TBC penyakit menular yang disebabkan kuman TB Mycobacterium tuberculosis yang masuk ke tubuh melalui pernafasan. Penderita TB akan mengalami batuk berkepanjangan, nyeri pada dada, perubahan suhu tubuh dan menurunnya berat badan.

"Bakteri/kuman yang aktif akan berkembang biak dan menyebabkan kerusakan di bagian alveolus, sehingga menyebabkan TB, dan satu orang penderita TB dapat menularkan virusnya pada 10 orang. Untuk itu TB harus dikendalikan dengan perobatan rutin selama enam bulan," tambahnya.

Baca juga: Orang Tua Berperan Penting Jaga Kesehatan Gigi Anak

Selama mengkonsumsi OAT, penderita harus rutin meminum jenis obat rifampisin, isoniazid, pirazinamid, sterptomisin, etambutol (OAT) secara rutin dan tidak boleh terlupa. Jika terlupa sekali maka pengobatan harus diulang dari awal.

"Sebelum kita beri obat, pasien lebih dulu kita timbang berat badannya agar obat yang diberikan sesuai dan tidak ada efek samping yang serius, setelah itu pengidap TB harus mengecek kadar gula, asam urat dan VCT-nya," tutupnya. (f04)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :