15 November 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tambahan Insentif Guru Honorer SMA Sederajat Masuk APBD 2019


Tambahan Insentif Guru Honorer SMA Sederajat Masuk APBD 2019
Anggota DPRD Kaltim Zaenal Haq. (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Anggota DPRD Kaltim Zaenal Haq menyatakan, tambahan insentif bagi guru honorer tingkat SMA/SMK Sederajat akan dimasukkan dalam APBD 2019 mendatang. Hal tersebut, kata dia, merupakan salah satu komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor dan Hadi Mulyadi pada saat kampanye lalu.

Menurut wakil rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, bahwa pada tahun pertamanya pemerintahan Isran-Hadi adalah meningkatkan kesejahteraan guru honorer di SMA/SMK/MA negeri dan swasta plus tenaga kependidikan.

Baca juga: UMP Kaltim 2019 Ditetapkan Rp 2,7 Juta

Peningkatan itu akan langsung dilakukan tahun depan, pasca pengesahan APBD 2019 yang diperkirakan selesai sebelum akhir bulan depan.

Isran Hadi, sambungnya, disebut akan berkomitmen agar peningkatan kesejahteraan itu minimal setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim yang telah disahkan menjadi Rp 2,74 juta per bulan.

"Saya tidak hafal detail hitungannya, tapi komitmennya minimal besarannya se-UMP Kaltim," jelasnya.

Ia menjelaskan, pos angaran APBD 2019 nantinya merupakan pos anggaran transisi dari Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepemimpinan Gubernur Awang Faroek ke RPJMD Isran- Hadi.

Ia mengaku, saat ini pemprov dan tim DPRD Kaltim dan pihak terkait tengah menysun RPJMD tersebut yang ditarget rampung pada Maret 2019 mendatang.

“Termasuk peningkatan kesejahteraan guru ini. Selain itu, juga persoalan banjir dan jalan rusak akan menjadi prioritas dalam RPJMD tersebut,” terangnya.

“Seluruh APBD Kaltim akan dipakai untuk menuntaskan masalah-masalah yang dihadapi masyarakat sehari-hari mereka. Kalau kemarin Pak Gub (Isran, Red) maunya kalau bisa seluruh jalan nasional dan provinsi itu dibeton saja supaya kuat. Nanti Pak Isran yang akan berjuang supaya bisa menarik dana dari APBN untuk membiayai perbaikan jalan lintas daerah itu," tambahnya.

APBD Kaltim, kata dia, tidak akan diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur yang menyedot anggaran cukup besar seperti program Multi Years Contract (MYC) di 2019.

Baca juga: Sambut HUT ke-41, PKT Suguhkan Masyarakat Karaoke Roadshow Dangdut Ria

"Sistem anggaran Isran Hadi ini sangat berbeda dari sebelumnya. Tidak akan ada jor joran membangun infrastruktur dari APBD. Kalau ada infrastruktur besar, itu pasti dari APBN," sambungnya.

Meski tidak sinkron waktu pembahasan APBD 2019 dengan penyelesaian RPJMD Isran -Hadi, namun ia memastikan bahwa hal tersebut tidak akan mengganggu pembangunan sesuai dengan visi dan misi Isran-Hadi.

"Untuk APBD 2019 ini tetap mengacu pada apa yang telah disampaikan Pak Isran dalam penyampaian visi misinya di hadapan paripurna dewan lalu. Walaupun belum diadopsi 100 persen, minimal 2019 ini sudah mulai berjalan," tegas Zaenal Haq yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Penyusun RPJMD Kaltim 2018-2023. (adv)

Video Terkini EKSPOS TV: Dinkes & KB Bontang Gelar Germas Dan Launching Kelurahan Siaga Guntung

ekspos tv

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0