15 November 2018
  • PORTAL BERITA ONLINE
  • NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE
  • BERANI BEDA..!!
  • MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

UMP Kaltim 2019 Ditetapkan Rp 2,7 Juta


UMP Kaltim 2019 Ditetapkan Rp 2,7 Juta
Gubernur Kaltim Isran Noor. (Dok.EKSPOSKaltim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menetapkan upah minimum provinsi (UMP) Kaltim pada tahun 2019 sebesar Rp 2.747.561,26 perbulan.

Surat Keputusan Gubernur tersebut secara resmi disampaikan oleh Plh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setprov Kaltim Sa’bani mewakili gubernur dalam konfresi persnya di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (1/11).

Baca juga: Sambut HUT ke-41, PKT Suguhkan Masyarakat Karaoke Roadshow Dangdut Ria

"Besaran itu sesuai dengan ketentuan dan formulisasi penghitungan UMP dalam PP 78 tahun 2015, dan rekomendasi dari rapat Dewan Pengupahan Kaltim, yang ditandatangani gubernur," katanya.

Menurut dia, keputusan Gubernur Kaltim melalui rapat Dewan Pengupahan Provinsi Kaltim menetapkan UMP 2019 Rp 2.747.561,26,- per bulan tersebut akan berlaku mulai 1 Januari hingga 31 Desember 2019 mendatang.

”Semua harus menerapkan minimum aturan tersebut. Ini sudah berdasarkan kesepaktan bersama, jika ada yang tidak puas akan ada mekanismenya,” terangnya.

Sa'bani menegaskan sanksi administratif hingga pembekuan ijin usaha bagi perusahaan yang tidak mentaati keputusan yang telah ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Gubernur Kaltim tentang UMP Tahun 2019 tersebut.

UMP ini akan menjadi landasan bagi kabupaten kota untuk menetapkan Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) tahun 2019.

Baca juga: Dewan Minta Jalan Poros Menuju Bandara APT Pranoto Samarinda Dilebarkan

Kata dia, penetapan UMK tidak wajib melalui Keputusan Gubernur tetapi tidak boleh lebih rendah dari UMP Kaltim.

“Terpenting, bagi perusahaan yang memberikan upah lebih tinggi dari ketentuan UMP 2019 maka dilarang mengurangi atau menurunkan upah tersebut,” imbuhnya.

Diketahui, UMP Kaltim pada tahun 2018 ini senilai Rp 2.543.000,72. Megalami kenaikan sebesar 8,03 persen atau sebesar Rp 204 ribu pada 2019 menjadi Rp 2.747.561,26.

Besaran kenaikan tersebut sesuai dengan keputusan Kementerian Tenaga Kerja melalui Dewan Pengupahan Provinsi Kaltim sebesar 8,03 persen. (*)

Video EKSPOS TV: Masuk Nominasi Penghargaan, Program Detektif Cekatan PT KNI Dinilai Tim CSR Kemensos RI

ekspos tv

Reporter : Muslim Hidayat    Editor : Abdullah

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%


Comments

comments


Komentar: 0