EKSPOSKALTIM.com, Bone - Seorang penderita gangguan jiwa bernama Tarzan ditemukan tewas pada Senin (23/7/2018) pagi tadi, sekira pukul 09.00 Wita.
Mayat Tarzan ditemukan pertama kali oleh Sertu Syamsul Bahri di samping Rumah Dinas (Rumdis) Paku Rem 141/Toddopuli, Mayor CKU Ariyanto, di Jalan Jenderal Sudirman, Watampone, Kabupaten Bone.
Kapolsek Tanete Riattang Kompol Andi Asdar menjelaskan, awalnya Sertu Syamsul Bahri memarkir mobil di parkiran Rumdis Perwira depan Makorem.
Baca: RSUD Bone Bantah Sandera Bayi, Begini Penjelasannya
Syamsul kemudian melihat adanya kaki di samping kiri depan Rumdis Paku Rem 141/Tp. Saat ditegur dan diteriaki, pemilik kaki tersebut tidak menyahut.
“Kemudian Syamsul mendekat dan memperhatikan bagian perut korban, dan ternyata tidak bernafas,” kata Kompol Andi Asdar melalui keterangan tertulisnya, Senin (23/7/2018).
Selanjutnya Syamsul masuk ke Makorem 141/Tp memanggil Prov Rem dan anggota Rem 141/Tp, untuk kembali bersama-sama mengecek kondisi korban.
“Setelah dicek ternyata sudah meninggal dunia. Jam 09.30, saya bersama Kanit Intel dan anggota lainnya tiba di TKP, dan melakukan olah TKP,” imbuhnya.
Baca: Resmob Polres Bone Bekuk Residivis Kambuhan Asal Kendari
Hingga kini belum diketahui penyebab kematian penderita gangguan jiwa tersebut. Namun diprediksi, Tarzan meninggal dunia pada Minggu (22/7) malam tadi.
“Yang menjadi kendala, alamat dan keluarganya tidak diketahui,” ujar perwira bertanda pangkat 1 melati ini.
Sebagai informasi, Tarzan merupakan salah satu penderita gangguan jiwa (ODGJ) di Bone yang terlantar selama bertahun-tahun, namun tak mendapat perhatian pemerintah.
Video: Aliansi Organisasi di Bontang Bentuk Forum Tolak Tenaga Kerja Asing
ekspos tv

