EKSPOSKALTIM, Bontang - Beberapa waktu lalu, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (DKKB) Bontang melaksanakan kegiatan Workshop Kelurahan Siaga di Ballroom Hotel Tiara Surya.
Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Peran Serta Masyarakat DKKB Bontang, Jamila Suyuthi mengatakan, kegiatan tersebut untuk memonitoring sekaligus mengaktifkan kembali Kelurahan Siaga di setiap kelurahan Bontang.
“Workshop ini dilaksanakan pada 21 sampai 23 November lalu (2017). Pesertanya dari perwakilan tiap kelurahan dan kader Kelurahan Siaga,” katanya kepada Ekspos Kaltim, Senin (27/11/2017).
Adapun materinya, kata Jamila, yakni membahas mengenai kriteria Kelurahan Siaga aktif. Seperti memiliki forum kelurahan siaga, kader kesehatan, kemudahan akses pelayanan kesehatan dasar, posyandu dan UKBM (upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat).
Baca Juga: Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Bontang Siapkan Posko dan Personil Siaga Bencana
Selain itu, sambung dia, Kelurahan Siaga bisa dikatakan aktif jika didukung dana untuk kegiatan kesehatan, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan berperan aktif, memiliki peraturan Kelurahan Siaga aktif (SK camat dan SK lurah), serta pembinaan dan pemantauan keluarga sehat (PHBS rumah-tangga).
“Ada tiga unsur utama yang harus dipenuhi agar Kelurahan Siaga bisa dikatakan aktif, yaitu, terjadi pelayanan kesehatan dasar, kemudian adanya pemberdayaan masyarakat dimana masyarakat ditiap kelurahan tanggap terjadinya bencana, dan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakatnya aktif,” jelasnya.
Dia pun menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kelurahan di Bontang. Sebab, program kegiatan workshop ini disambut antusias oleh kelurahan.
“Kegiatan ini direspon baik oleh kelurahan. Karena pada akhirnya kita semua mau masyarakat sehat,” tandasnya. (adv)
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: Cycling Tour Semarakkan Erau Pelas Benua Kota Bontang
ekspos tv
VIDEO: Diskominfotik Bontang Dapat Kunjungan dari Komisi Informasi Kaltim
ekspos tv
VIDEO: Pembukaan Pesta Laut Bontang Kuala 2017
ekspos tv

