EKSPOSKALTIM.COM - Wali Kota Bontang Basri Rase menginginkan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara Cabang Bontang, memberlakukan program pinjaman tanpa bunga untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Sebab menyambut pemindahan ibu kota negara (IKN), Basri ingin Bontang tidak lagi bergantung pada industri saja. Maka, upaya ini pun dilakukan, untuk meningkatkan perekonomian dan pengembangan UMKM di Bontang.
Hingga saat ini, ia masih dalam tahapan koordinasi dengan pihak bank, mengenai pinjaman dengan bunga nol persen tersebut. "Pokoknya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, sekarang masih rapat internal bersama pihak bank," ujarnya saat diwawancarai, Rabu (29/5/2024).
Adapun regulasi agar pelaku UMKM mendapatkan pinjaman tersebut, yaitu memiliki tabungan di BPD dengan minimal saldo Rp 1 juta. "Range dana pinjaman kisaran dari Rp 1 juta sampai Rp 10 juta," jelasnya.
Besar atau kecilnya usaha tersebut akan mempengaruhi jumlah dana yang akan di diberikan. Dirinya mengklaim, nilai paling tinggi berada di kisaran Rp 10 juta.
Jika dalam setahun pelaku UMKM tidak berhasil mengembalikan uang tersebut, maka pihak bank yang akan melakukan penagihan. Kemudian, jika pihak bank merasa pelaku UMKM mengalami kesulitan saat proses pengembalian, maka akan diberikan sanksi.
"Kemungkinan bank tidak lagi memberikan pinjaman setelah cicilan selesai atau memberikannya di tahun-tahun selanjutnya," pungkasnya. (*/adv/pos)

