EKSPOSKALTIM, Samarinda- Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni berharap persoalan KFC Bontang tidak dibesar-besarkan. Mengingat, KFC merupakan salah satu penyumbang PAD terbesar di Kota Taman saat ini.
Sebelumnya, produk ternama tersebut sempat viral di media sosial Facebook lantaran seorang pelanggan menemukan belatung pada ayam yang dibelinya.
“Nggak usah dibesar-besarin ya masalah KFC, karena untuk sementara PAD tertinggi yang menyumbang ke Kota Bontang hanya KFC. Kasihan Bontang yang kotanya kecil, sumber PAD nya dari mana lagi kalau bukan dari situ,” kata Neni saat menghadiri Musrenbang Provinsi di Convention Hall Sempaja, Senin (03/04) lalu.
Neni berdalih bahwa KFC sudah memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Dimana standar yang dimaksud, makanan sebelum disajikan kepada konsumen harus lolos tes.
Dan demi meyakinkan hal tersebut, Neni beserta rombongan langsung mendatangi gerai KFC dan makan bersama sehari setelah kejadian tersebut viral.
“Saya datang ramai-ramai, dan saya bawa tim, ada juga suami saya serta ketua DPRD Bontang dan anggotanya yang juga menemani kami mendatangi KFC,” imbuhnya.
“Saya berharap ini menjadi pembelajaran buat kita semua, dan saya berharap jangan terlalu di besar-besarkan persoalan ini. Cukup sampai di sini saja,” tutupnya.

