PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Wakil Ketua MPR Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan ke Ratusan Mahasiswa

Home Berita Wakil Ketua Mpr Sosialisa ...

Wakil Ketua MPR Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan ke Ratusan Mahasiswa
Wakil Ketua MPR RI Mahyudin saat mensosialisasi empar pilar kebangsaan di hadapan ratusan mahasiswa, Kota Samarinda, Sabtu (2/6). (EKSPOSKaltim/Muslim)

EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin melakukan sosialisasi empar pilar kebangsaan dihadapan ratusan mahasiswa dari pelbagai universitas di Kaltim, yang bertampat di Rumah Jabatan Walikota Samarinda, Jalan S Parman, Samarinda, Sabtu (2/6/2018).

Acara yang diprakarsai oleh MPR RI dan Lembaga Cendikiawan Muslim Samarinda yang berlangsung pada pukul 15.30 wita ini, dirangkaikan dengan buka puasa bersama.

Baca juga: Pupuk Kaltim Gelar Penghargaan Bulan Lingkungan Hidup 2018, Berikut Daftar Juaranya

Dalam kesempatan tersebut, Mahyudin memaparkan empat pilar kebangsaan. Pertama, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Kedua, UUD NKRI 1945 sebagai konstitusi negara serta ketetapan MPR. Kemudian, Negara Kesatuan RI sebagai bentuk negara. Dan terakhir, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

"Pancasila adalah dasar negara kita. Tanpa pancasila indonesia ini bubar. Setiap negara itu ada ideologinya, dan kita di Indonesia ini telah memilih ideologi pancasila. Kita rawat dan jaga sama-sama," kata politikus Partai Golkar asal Kaltim ini.

Menurut dia, tugas MPR RI yang dijalankannya mensosialisasikan empat pilar tersebut adalah perintah UU No 17 tahun 2017 tentang MD3. Dalam klausul tersebut, kata dia, MPR RI mengemban tugas memasyarakatkan pancasila sebagai dasar negara kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Kenapa perlu disosialisasikan, karena orang Indonesia itu kan lupaan. Apalagi generasi sekarang yang tidak pernah tau yang namanya dijajah itu seperti apa. Tapi itulah bagian dari sejarah kita," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Mahyudin menceritakan kepada para mahasiswa tentang sejarah berdirinya bangsa Indonesia hingga merdeka. Tantangan yang dihadapi di jaman penjajahan, sampai tantangan di era globalisasi seperti saat ini.

"Indonesia itu merdeka di tengah masyarakatnya yang miskin setelah dijajah. Bahkan, saat itu tokoh-tokoh masyarakat Aceh patungan membeli pesawat untuk Soekarno. Dan kini, Alhamdulillah, Indonesia ada di negara tengah-tengah, tidak di bawah tidak juga di atas," bebernya.

Baca juga: Delapan Bakal Calon DPD RI Dapil Kaltim Dinyatakan Gugur

Oleh karena itu, menurutnya, kemerdekaan ini harus terus dijaga dan dirawat bersama-sama. Bagaimana semua elemen dapat turut berkontribusi untuk mencerdaskan bangsa, yang pada akhirnya menciptakan generasi penerus yang jauh lebih sejahtera.

Mahyudin menilai, untuk mewujudkan itu tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Semua elemen harus ikut berkontribusi. Misalnya, di saat kondisi saat ini masuk pada era tekhnologi dan digitalisasi.

"Kita harus menciptakan, bukan lagi pada pemakai tekhnologi. Hari ini bangsa kita masih konsumtif, harusnya kita jadi bangsa yang produktif. Membangun bangsa ini tanggung jawab kita semua," imbuhnya.

Ia berharap, dengan sosialisasi ini para generasi muda khususnya dapat menumbuhkan semangat membangun dan menjaga negeri yang tercinta ini. "Semoga dengan begitu Indonesia akan lebih maju," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Anggota DPR RI dapil Kaltim-Kaltara Hetifah Sjaifudian, Kapolres Samarinda dan Asisten I Pemkot Samarinda. (*)

Video Ucapan Ramadhan 1439 Hijriah oleh Kepala BPPD Kutim

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :