PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Update Pembunuhan Wartawati Banjarbaru: Penampakan Xenia Rental yang Dipakai Eksekusi Juwita

Home Berita Update Pembunuhan Wartawa ...

Update Pembunuhan Wartawati Banjarbaru: Penampakan Xenia Rental yang Dipakai Eksekusi Juwita
Penampakan mobil yang dipakai untuk mengeksekusi wartawati Juwita. Foto: Antara

EKSPOSKALTIM, Banjarbaru - Polisi militer mengamankan sebuah mobil DA 1256 PC yang diduga sebagai tempat eksekusi jurnalis di Banjarbaru, Juwita (23) oleh prajurit TNI AL kelasi satu Jumran.

Pantauan pewarta di Mako Denpomal Banjarmasin, Rabu (2/4), barang bukti mobil bermerek Daihatsu Xenia berwarna hitam itu terparkir di halaman Denpomal dan diberikan garis polisi militer untuk diselidiki lanjut.

Selain barang bukti mobil, penyidik juga mengamankan satu unit kendaraan sepeda motor yang diduga digunakan korban saat mendatangi pelaku pada hari peristiwa pembunuhan.

“Informasi sementara, mobil tersebut merupakan mobil rental di kawasan Jalan Golf Landasan Ulin, Kota Banjarbaru,” kata Muhamad Pazri, selaku kuasa hukum keluarga korban di sela-sela pemanggilan penyidik Denpomal Banjarmasin, dikonfirmasi ulang oleh media ini. 

Menurut keterangan sementara, kata dia, mobil tersebut diamankan di daerah Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, provinsi setempat. 

Muhamad Pazri bersama selaku kuasa hukum mendampingi keluarga korban memenuhi panggilan penyidik Denpomal Banjarmasin hari ini untuk kali kedua setelah memenuhi panggilan pertama pada Sabtu (29/3).

Dalam agenda pemanggilan penyidik, pihak keluarga hadir untuk melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP) guna kelanjutan proses hukum yang menewaskan seorang jurnalis asal Banjarbaru.

"Sampai hari ini kami belum mengetahui apa motif pembunuhan," jelasnya. "Kata penyidik semuanya masih proses pemeriksaan, termasuk saksi," sambungnya. 

Dugaan Pembunuhan Berencana

Pazri menilai bahwa ada indikasi kuat bahwa pembunuhan ini sudah direncanakan sebelumnya. Hal itu berdasarkan temuan bahwa Kelasi Satu J sempat memesan tiket pesawat menggunakan identitas orang lain dan menghancurkan kartu identitasnya setelah kejadian.

“Kami melihat ada unsur kesengajaan dan perencanaan matang dalam kasus ini. Pelaku menyewa mobil dan diduga mengeksekusi korban di dalam kendaraan tersebut,” ujar Pazri, Senin (31/3).

Selain itu, keluarga juga menilai bahwa hilangnya barang-barang pribadi Juwita, seperti ponsel dan dompet, semakin memperkuat dugaan adanya motif tersembunyi di balik pembunuhan ini.

Menanggapi kasus ini, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melindungi pelaku jika terbukti bersalah.

“Kami pastikan proses hukum berjalan transparan. Jika ditemukan unsur pembunuhan berencana, pelaku akan dihukum berat sesuai hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan pemecatan dari dinas militer,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Kristomei.

Awalnya Dikira Kecelakaan

Pada awalnya, kematian Juwita diduga akibat kecelakaan tunggal. Namun, setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, ditemukan banyak kejanggalan. Tubuhnya mengalami luka di dagu, lebam di punggung serta leher, sementara dompet dan ponselnya hilang. Anehnya, motor korban masih berada di lokasi kejadian.

Juwita ditemukan tak bernyawa di tepi jalan menuju Desa Kiram, Banjar, pada Sabtu (22/3). Saat ditemukan, ia masih mengenakan helm, sementara motornya terperosok ke semak-semak. Warga yang menemukan jasadnya segera membawanya ke RSUD Idaman Banjarbaru.

Polisi mulai mencurigai adanya unsur kekerasan setelah menemukan bukti tambahan. Salah satunya berasal dari laptop korban yang mengungkap percakapan terakhirnya dengan sang kekasih yang bertugas di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan.

Dalam pesan tersebut, Jumran mengajak korban bertemu dan bahkan mengirim petunjuk arah sebelum kejadian. Sejatinya, mereka berencana melangsungkan pernikahan pada Mei 2025. Sebelumnya, telah diadakan prosesi lamaran yang diwakili oleh keluarga Jumran, karena Jumran sendiri tidak datang.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

50%0%0%0%0%0%50%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :