PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Transisi Energi, Pupuk Kaltim Bekali Masyarakat Keterampilan Konversi Motor Listrik

Home Berita Transisi Energi, Pupuk Ka ...

Konversi kendaraan konvensional menjadi berbahan bakar listrik pun dinilai sebagai solusi strategis untuk mendorong efisiensi energi yang lebih tinggi.


Transisi Energi, Pupuk Kaltim Bekali Masyarakat Keterampilan Konversi Motor Listrik
Pelatihan Pupuk Kaltim ini dinilai relevan dengan kebutuhan industri sekaligus menjawab tantangan pendidikan kejuruan yang harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Foto: Pupuk Kaltim

BONTANG - Dalam memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan dan percepatan transisi energi bersih, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) membekali masyarakat keterampilan konversi motor listrik, sebagai dukungan terhadap agenda dekarbonisasi dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Pelatihan ini menyasar sektor pendidikan melalui guru SMK, serta pelaku usaha mikro di bidang otomotif di Kota Bontang.

Puluhan peserta mengikuti pelatihan intensif berupa teori dan praktik konversi sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi kendaraan listrik. Materinya meliputi konsep dasar motor listrik, sistem baterai dan kelistrikan, hingga praktik konversi langsung dengan peralatan standar industri.

Pgs VP TJSL Pupuk Kaltim Lendl Wibisana mengungkapkan kegiatan ini merupakan tindak lanjut penerapan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) yang menjadi landasan perusahaan dalam menjalankan bisnis berkelanjutan. Menurutnya, penggunaan energi fosil yang masif menjadi tantangan utama di tengah semangat keberlanjutan yang terus digaungkan pemerintah.

Hal itu tercermin dari meningkatnya polusi dan emisi gas rumah kaca yang berdampak pada kesehatan serta kualitas hidup masyarakat. Konversi kendaraan konvensional menjadi berbahan bakar listrik pun dinilai sebagai solusi strategis untuk mendorong efisiensi energi yang lebih tinggi.

“Maka dari itu, infrastruktur pendukung ekosistem kendaraan listrik perlu diperkuat, termasuk pemahaman masyarakat dan SDM yang harus disiapkan sejak dini untuk menghadapi perubahan besar tersebut,” ujar Lendl, Senin (20/10).

Sejalan dengan semangat itu, Pupuk Kaltim berinisiatif mengambil peran aktif memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis, baik bagi guru SMK agar bisa mengajarkannya kepada siswa, maupun bagi wirausahawan bengkel untuk diterapkan dalam usaha mereka.

Pupuk Kaltim menilai keterlibatan dunia pendidikan dan wirausahawan lokal sangat penting, mengingat konversi kendaraan listrik adalah kompetensi baru yang perlu dikuasai. Dengan begitu, lulusan SMK tidak hanya menjadi pencari kerja, tapi juga pencipta lapangan kerja melalui kewirausahaan.

Begitu pula pelaku bengkel, jika mampu menguasai teknologi konversi motor listrik sejak awal, maka bengkel lokal akan menjadi mitra utama dalam percepatan transisi energi bersih. Dampak pelatihan ini tidak hanya dirasakan peserta, tetapi juga masyarakat luas yang dapat mengakses layanan konversi kendaraan secara langsung.

“Sinergi dunia pendidikan, dunia usaha, dan industri diharap makin mempercepat lahirnya ekosistem kendaraan listrik yang kokoh, dalam mendukung visi Indonesia menuju net zero emission tahun 2060,” lanjut Lendl.

Konversi motor listrik menjadi langkah strategis Pupuk Kaltim untuk mempercepat transisi energi bersih di sektor transportasi. Sepeda motor konvensional merupakan penyumbang signifikan emisi karbon di perkotaan, sehingga konversi ke kendaraan listrik memberi dampak positif langsung terhadap kualitas udara dan efisiensi energi.

Selain itu, penguasaan teknologi konversi juga menjadi keterampilan masa depan yang sangat dibutuhkan, mengingat dunia otomotif global terus bergerak menuju elektrifikasi.

“Transisi tidak akan berhasil tanpa kesiapan SDM. Karena itu, pelatihan ini bukan sekadar pembekalan keterampilan, tetapi juga upaya membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan,” tambah Lendl.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menyambut positif langkah Pupuk Kaltim tersebut. Menurutnya, pelatihan ini relevan dengan kebutuhan industri sekaligus menjawab tantangan pendidikan kejuruan yang harus adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Safa Muha menilai konversi kendaraan listrik merupakan kompetensi baru yang perlu dikuasai guru dan siswa untuk memperkuat pendidikan kejuruan di Bontang, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku bengkel seiring meningkatnya tren kendaraan listrik di masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pupuk Kaltim yang konsisten berperan dalam membangun sumber daya manusia dan mendorong inovasi teknologi di Kota Bontang,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan Pupuk Kaltim dalam penguatan pendidikan merupakan wujud nyata konsep link and match antara dunia usaha dan dunia pendidikan. Melalui kolaborasi ini, lulusan SMK Bontang akan memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah perubahan kebutuhan tenaga kerja.

“Kami harap kolaborasi seperti ini terus diperluas, agar siswa maupun lulusan SMK Bontang dapat menjadi pusat keunggulan dalam teknologi otomotif dan kelistrikan yang membawa perubahan positif di masyarakat,” pungkas Safa Muha.


Editor : Endar

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :