EKSPOSKALTIM, Samarinda - Insiden tragis terjadi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Seorang bocah bernama Holiv Fatur (9) dilaporkan hilang usai diterkam seekor buaya raksasa saat berenang di tambak milik keluarganya.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu (2/4), tepatnya di perairan Sungai Maya, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan. Saat kejadian, korban tengah berenang di sungai belakang pondok bersama saudara dan sepupunya.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto, membenarkan adanya laporan anak-anak yang menjadi korban serangan buaya. "Memang benar terjadi serangan buaya terhadap seorang anak berusia 9 tahun," ujarnya, Jumat (4/4), dikutip dari Detik.
Menurut penuturan saksi di lokasi, keluarga sempat memperingatkan agar anak-anak segera naik ke darat setelah melihat buaya besar mendekat. Namun, korban disebut tidak menggubris peringatan tersebut dan tetap berenang.
“Saksi sudah meneriaki mereka agar segera naik karena ada buaya. Tapi korban tidak percaya dan tetap di air. Tak lama kemudian, buaya langsung menerkam dan menyeretnya ke dalam sungai,” jelas Iwan.
Buaya yang menyerang diperkirakan berukuran lebih dari 5 meter. Saksi mata menyebut ukuran kepala hewan tersebut sangat besar, lebarnya setara dua papan, dengan tubuh selebar satu meter.
"Itu buaya memang sudah lama ada di sana. Warga menyebutnya buaya penunggu,” tambahnya.
Hingga kini, tim gabungan dari aparat dan warga masih terus melakukan pencarian terhadap korban. Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat berada di wilayah yang menjadi habitat satwa liar seperti buaya.

