PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

TMMD Dinilai Dapat Menyejahterakan Masyarakat

Home Berita Tmmd Dinilai Dapat Menyej ...

TMMD Dinilai Dapat Menyejahterakan Masyarakat
Progress pembukaan jalan penghubung antara Desa Mandu dan Desa Saka. (Ekspos Kaltim/Nirwana).

EKSPOSKALTIM, Kutim- Masyarakat Desa Mandu dan Desa Saka, Kecamatan Sangkulirang, Kutim bahagia menyambut program nasional Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-98 Kodim 0909/Sangatta.

Betapa tidak, kedua desa tersebut terbilang jauh dari pembangunan. Dari pantauan Ekspos Kaltim yang ikut dalam rombongan TMMD, akses menuju kedua desa tersebut masih terbilang sulit.

Rombongan berangkat melakukan perjalanan dari Sangatta pada Selasa (4/4) sekitar pukul 14.00 Wita dengan menumpang bus TNI yang disediakan Kodim 0909/Sangatta.

Perjalanan memakan waktu  4 jam untuk tiba di Kecamatan Sangkulirang sekitar pukul 18.00 Wita. Dengan kondisi yang sudah gelap, perjalanan menyeberangi sungai terpaksa urung dilakukan dan dilanjutkan keesokan hari. Malam itu dihabiskan untuk menikmati kuliner dan beristrirahat di markas Koramil Sangkulirang.

Sekitar pukul 06.00 Wita perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi sungai menggunakan kapal sekitar 15 menit. Tiba di dermaga, perjalanan dilanjutkan kembali menyusuri perkebunan kelapa sawit sekitar 3 kilometer untuk tiba di lapangan Desa Mandu.

Rangkaian kegiatan TMMD ke-98 Kodim 0909/Sangatta resmi dimulai melalui upacara pembukaan yang dipimpin langsung Bupati Kutai Timur Ismunandar.

Staf Ahli Pangdam VI/Mulawarman Kolonel Kav Harfuddin Daeng hadir ditemani Kasiter Korem 091/ASN Triwahyu mewakili pimpinan.

Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kutim serta jajaran pegawai juga ikut dalam rombongan bupati, pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), DPRD Kutim dan masyarakat maupun aparatur desa serta pelajar menyemarakkan pembukaan.

Seperti yang telah diwartakan, kegiatan ini melibatkan 150 orang personel gabungan TNI, Polri dan pemerintah yang mengusung tema “Dengan Semangat Kemanunggalan dan Rakyat Kita Percepat Pembangunan di Daerah Guna Meningkatkan Kesejahtraan Masyarakaat Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI".

Pembangunan infrastruktur yang disasar, yakni pembukaan badan jalan baru sepanjang 2,3 kilometer yang menghubungkan Desa Mandu Pantai Sejahtera dan Desa Saka. Pengerasan agregat jalan sepanjang 3,9 kilometer dari Desa Mandu Dalam menuju lokasi air terjun Kecamatan Sangkulirang.

Selain itu, juga dilakukan rehabilitasi fasilitas umum, seperti masjid, toilet dan kamar mandi, kantor Balai Pertemuan Umum Desa, serta sarana olahraga berupa lapangan voli.

Sementara pada pembangunan non-fisik digelar penyuluhan bela negara, kamtibmas, kerukunan antara umat beragama, BNK, hukum, pertanian, perkebunan, perikanan, hak pangan, kesehatan, dan pemutaran film kebangsaan.

Kepala Desa Saka Nanang Amrullah mengatakan, program TMMD merupakan usulan yang telah dilakukan 3 tahun lalu dan dinilai dapat bermanfaat bagi warga desa dan tepat sasaran.

Seperti halnya pembukaan jalan penghubung Desa Mandu ke Desa Saka yang sebelum masyarakat harus menempuh jarak sekitar 6 kilometer, dengan program ini masyarakat nantinya dapat menikmati akses jalan yang jaraknya hanya sekitar 2,5 kilometer.

Tentunya ini merupakan salah satu peningkatan desa yang rencananya akan dimekarkan untuk Kecamatan Sangkulirang Seberang.

"Rencananya 2 tahun lalu desa kita ini yang berada di seberang akan dimekarkan menjadi kecamatan baru," ujarnya.

Tak hanya itu, terdapat sekitar 80 hektar lahan tidur antara Desa Saka dan Desa Mandu yang direncanakan dengan adanya pembukaan jalan penghubung akan dilakukan pembangunan perkebunan sawit, dan mencoba pengembangan kebun merica.

Dengan program pemerintah anggaran Rp2-5 miliar per desa akan digunakan untuk perkebunan merica tersebut.

“Tahun ini dengan menggunakan APBD program pemerintah, kami akan membantu kelompok-kelompok tani dengan 20 ribu bibit pohon merica. Terobosan baru ini akan siap dilakukan tahun depan. Saat ini kami telah melakukan studi banding di Berau tentang cara perkebunan merica,” katanya.

Banyak program desa yang dapat dilakukan dengan pembukaan jalan tembus itu, dan tentunya mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.

Sementara itu, dengan adanya program TMMD ini, Dandim 0909 Sangatta Letkol Infantri Setyo Wibowo, berharap masyarakat dapat merasakan manfaat yang tidak lain dapat meningkatakan efektivitas masyarakat, dan perekonomian masyarakat.

“Dengan jalan penghubung itu, masyarakat pastinya dengan mudah dan cepat mengakses jalan untuk sampai ke pelabuhan, mengantar hasil bumi dan mempermudah segala aktivitas masyarakat,” ucapnya.

Hal ini juga sejalan dengan program pemerintah mewujudkan masyarakat Kutim yang sejahtera dan mandiri.


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :