EKSPOSKALTIM, Bontang- Pelaksanaan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Bontang sejak 1 Maret lalu kini telah mencapai progres 82 persen.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Basiran Suwandi. Proses pelaksanaan Susenas saat ini mencapai tahap pencacahan sampel. Artinya masih dalam tahap identifikasi untuk menentukan blok di setiap kelurahan.
“Proses pencacahan ini telah mencatat 52 blok dari seluruh wilayah Kota Bontang. Dari tiap blok nantinya diambil 10 sampel kartu keluarga (KK). Artinya, telah tercatat 520 KK,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Awang Long, Bontang Utara, Rabu (15/3) siang.
Ia menyebut, dalam proses pelaksanaan Susenas telah mengakomodir sebanyak 39 petugas survei di lapangan. Petugas yang mendata, telah dibekali pelatihan khusus, surat tugas, dan tanda pengenal. Hal ini agar lebih meyakinkan masyarakat atas legalitas petugas.
“Kami sudah bekali petugas, jadi masyarakat diharapkan lebih terbuka soal informasi yang dibutuhkan oleh petugas,” ulasnya.
Basiran menambahkan, selama pelaksanaan Susenas yang telah berjalan dua minggu berjalan dengan baik. Ia menargetkan seluruh data akan terkumpul sebelum 20 Maret mendatang. Artinya masih memiliki waktu 5 hari untuk melengkapi keseluruhan data termasuk perbaikannya.
“Mudah-mudahan petugas dapat menyelesaikan sesuai dengan target yang ditentukan,” tutupnya.
Sekadar informasi, pelaksanaan Susenas adalah proses pengumpulan data sosial kependudukan. Data yang diperoleh menyangkut bidang pendidikan, kesehatan/gizi, perumahan, dan sosial ekonomi lainnya.
Susenas dilakukan serempak di seluruh Indonesia sejak Februari lalu dan diselenggarakan setiap triwulan.

