EKSPOSKALTIM, Bontang - Posisinya yang terletak di tengah kota, menjadi nilai plus tersendiri bagi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau, untuk dioptimalkan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bontang.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPI Tanjung Limau mengatakan, keberadaan TPI tersebut, menjadi pilihan sejumlah nelayan dari berbagai daerah untuk melakukan bongkar-muat ikan hasil tangkapan mereka.
Dengan posisinya yang strategis, setelah bongkar ikan rampung, para nelayan dan awak kapal masih bisa berwisata, belanja, hingga mencari pusat kuliner.
Baca juga: Dukung Penyediaan Daging Segar yang ASUH, DKP3 Bontang Rutin Lakukan Ini
"Kalau di TPI Tanjung Limau, naik ke darat, mereka akan disambut tempat perbelanjaan seperti Ramayana dan KFC," katanya beberapa waktu lalu.
Bahkan, kata dia, tempat hiburan juga bisa ditempuh dalam hitungan menit. Selain itu, dermaga lain seperti Berbas Pantai yang dimiliki Bontang, pun berada tak jauh dari lokasi pasar malam, serta pusat perbelanjaan.
"Pangsa pasar yang luas, juga menjadi alasan para nelayan memilih Kota Bontang sebagai tempat mendaratkan ikan. Berbeda ketika dibandingkan dengan TPI milik Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Saat pukul 19.00 malam sudah tidak ada aktivitas karena terletak jauh dari pusat kota," ujarnya.
Baca juga: Pembangunan Kantor Lurah Bontang Baru Ditargetkan Rampung Awal 2018
Besarnya minat penggunaan TPI Tanjung Limau ini pun dinilai menjadi potensi rupiah untuk menambah PAD dengan melalui berbagai jenis retribusi. Namun, hal itu bisa diterapkan setelah ada Perda retribusi yang sedang ditangani dewan.
Ia mengakui, dari total tangkapan yang turun di TPI, hanya sekira 10 persen ikan yang dikonsumsi warga Bontang. Sedangkan sisanya, dikirim ke berbagai daerah. Seperti Berau, Tarakan, Balikpapan, Samarinda, Muara Badak, Penajam bahkan Palangkaraya.
"Minim kebutuhan ikan di Bontang dan Kaltim secara umum. Sebab statusnya sebagai kota industri. Jadi kapal asal Balikpapan, Berau, Donggala, Sulbar dan lainnya yang selama ini sandar di Bontang, hanya 10 persen ikannya masuk Bontang. Sisanya, dikirim ke berbagai daerah,” imbuhnya. (Adv).
VIDEO: Peringatan Hari Pahlawan ke 72 Berlangsung Khidmat
ekspos tv

