EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Penyaluran bantuan Rp 500 ribu dari Pemkot Bontang dan DPRD Bontang yang ditargetkan minggu ini terancam molor lantaran masih dalam proses input data, hingga proses penyisiran data selesai di tiga kecamatan.
Dikatakan Kepala Dissos-PM Bontang Abdu Safa Muha bahwa schedule penyaluran bantuan sesuai target yakni minggu ini. Tetapi, dia menyebut prosesnya masih panjang. Apalagi, masyarakat juga harus membuka rekening bank terlebih dahulu.
“Kalau di dalam petunjuk pelaksanaannya, jika calon penerima sudah memiliki rekening, maka tinggal fotocopi rekening anggota keluarga atau kepala keluarganya,” jelas Safa, panggilan akrabnya, saat dihubungi Kaltimtoday.co, Kamis (16/4/2020).
Berarti, lanjut dia, rekening bisa melalui bank apapun. Namun hal itu akan dipastikan terlebih dahulu oleh Safa. Sementara untuk voucher sembako, Safa menyebut ada informasi perubahan.
Permasalahannya saat ini, semua pihak ingin bergerak cepat, tapi di sisi lain, pihak Dissos-PM Bontang juga tak ingin memberikan data yang tumpang tindih. Mengingat terkait penyaluran bantuan ini sudah diwanti-wanti Mendagri agar tidak tumpang tindih penerimanya.
“Saya berharap data yang diserahkan para RT itu sesuai dengan yang diharapkan kepala daerah, yakni orang yang terkena dampak wabah Covid-19. Bukan orang miskin, tapi yang terkena dampak, karena banyak warga yang terdampak,” ujarnya.
Menurutnya, kalau terkena dampak, tak melihat kaya miskinnya. Hanya dilihat lagi dari kategorinya. Apakah memang masuk sebagai pekerja informal atau seperti apa. (adv)

