PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Penuh Kotoran Kelelawar, Gedung Education Center Kaltim Disindir Wakil Rakyat

Home Berita Penuh Kotoran Kelelawar, ...

Penuh Kotoran Kelelawar, Gedung Education Center Kaltim Disindir  Wakil Rakyat
Foto: Rusianto (kiri) ketua pansus bersama Marsidik wakil ketua saat meninjau salah satu kaca di sudut ruangan yang pecah. (Ekspos Kaltim/Slamet)

EKSPOSKALTIM, Samarinda – Kondisi Gedung Education Center yang memprihatinkan disindir oleh para wakil rakyat. Tak cuma mangkrak, beberapa fasilitas gedung kondisinya rusak parah lantaran lama tak difungsikan sejak dibangun pada 2013 silam.   

“Hampir menyerap ratusan miliar rupiah dari uang rakyat tapi sampai sekarang belum juga difungsikan, lihat saja kondisinya sekarang banyak yang rusak. Ini ada manfaatnya atau tidak? Mending buat percepatan perluasan lahan pertanian, jelas manfaatnya,” kata Syafruddin, anggota Pansus LKPJ Gubernur Kaltim tahun anggaran 2016 DRPD Kaltim baru-baru ini saat peninjauan.    

Marsidik, anggota pansus lainnya turut menyayangkan kondisi tersebut. “Sayangnya pakai anggaran besar tapi tidak berfungsi, Kalau dibuat untuk lahan singkong mungkin masih lebih menguntungkan,” singgung politisi Golkar tersebut.   

Terpisah, Kepala Balai Pendidikan Kejuruan Disdik Kaltim, Yusuf mengatakan persoalan terbesar adalah ketersediaan listrik. Sekedar diketahui untuk memenuhi kebutuhan listrik di Gedung Education Center membutuhkan sekitar 5.550 watt.  

"Alasan PLN dulu belum mampu memenuhi kebutuhan listriknya, tapi sekarang sudah terpasang,” ungkapnya.   

Keterbatasan anggaran untuk membayar tagihan listrik menjadi persoalan lainnya, kata Yusuf. “Kalau PDAM juga sama, hanya menggunakan yang rumah tangga saja,” ujarnya. 

Sebagai informasi tambahan, gedung Education Center Kaltim telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 84,4 miliar yang bersumber dari APBD Kaltim 2013 hingga saat ini belum difungsikan. Terdapat beberapa fasilitas pada bangunan seluas 49, 656 meter persegi tersebut. 

Gedung convention di bagian depan, serta kantor UPTD, asrama dan work shop yang menjadi pusat pelatihan. Sementara hasil pantauan media ini, kondisi fasilitas utama gedung di jalan PM Noor Sempaja,Samarinda Utara tersebut saat ini jauh dari kata layak. 

Langit-langit rusak. Bahkan terdapat puing-puing bangunan berserakan akibat termakan usia. Sedangkan lantai dipenuhi kotoran kelelawar layaknya gua yang berusia ratusan tahun.  

Kondisi beberapa kaca jendela pada komplek asrama tersebut juga pecah berserakan. Sedangkan dibagian dalam juga tidak terawat, kondisi dinding cat sudah pudar dan terkelupas. (adv)  


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :