EKSPOSKALTIM, Bontang - Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Bontang, menggelar rapat koordinasi dengan stakeholder pelaksanaan pemilihan Gubernur Kaltim 2018. Serta Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.
Acara yang digelar oleh Panwaslu Kota Bontang di Ball room hotel bintang sintuk, selasa (7/11/2017) tersebut, dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kaltim, KPU Bontang, kepolisian, kejaksaan, unsur pemerintahan dan Panwascam se Kota Bontang.
Ketua Panwaslu Kota Bontang agus susanto mengatakan, pelaksanaan rakor itu dilakukan dalam rangka menyambut Pilgup 2018 dan pileg serta pilpres 2019 mendatang. Guna menyamakan persepsi dan komitmen antar lembaga untuk menciptakan pilgub yang aman dan damai.
“Kegiatan ini dilaksanakan, agar masyarakat juga berperan dalam proses pengawasan pilgub nantinya,” kata agus dalam sambutannya.
Ia juga mengatakan, dalam koordinasi itu akan dibahas apa saja yang dibolehkan dan dilarang dalam kegiatan kampanye, sehingga semuanya memiliki pemahaman yang sama tentang aturan yang ada.
"Oleh karena itu, kegiatan ini mengundang seluruh stakeholder untuk membahas berbagai aturan main dalam pelaksanaan kampanye,” lanjut agus.
Sementara ketua Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung dalam pemaparannya mengatakan bahwa, Kaltim merupakan salah satu provinsi yang akan menyelenggarakan pilkada serentak di 2018 mendatang.
“Kaltim akan melaksanakan kegiatan, yakni Pilgub 2018, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019,” paparnya.
Dia juga mengharapkan, agar dalam sosialisasi itu dapat memberikan pemahaman kepada stakeholder, dalam proses pengawasan penyelenggaraan pilgub Kaltim 2018, maupun Pileg dan pemilu 2019 nantinya.
“Semoga kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada kita semua. Cara mengenali potensi pelanggaran, dan melaporkannya ke Panwaslu,” himbaunya.
VIDEO: Pesta Adat Pelas Tanah 2 dan Pesona Kutai Timur 2017 Eps.1
ekspos tv

