EKSPOSKALTIM.COM - Adab makan dan minum? Mengapa harus membahas mengenai adab makan dan minum? Apakah cara makan dan minum sangat memberikan dampak yang berarti bagi kesehatan tubuh jika tidak diperhatikan dengan baik dan benar? Mungkin ini hanya sedikit bagian dari pertanyaan-pertanyaan yang muncul dibenak kalian pada saat melihat judul pembahasan pada tulisan kali ini. Ya benar, penulis sepakat karena ketika penulis ada menemukan tulisan atau konten terkait tata cara atau adab makan yang baik dan benar, penulis berpikir ini bukan suatu hal yang harus benar-benar dipermasalahkan atau tidak akan terlalu berdampak pada tubuh atau kesehatan kita, karena tujuan makan dan minum ialah agar menjadi kenyang dan menambah energi biar lebih kuat atau semangat dalam melakukan aktivitas sehari-hari, begitukan sobat? Jadi, yang penting kenyang aja gitu hehe, ada yang sepemikiran gak nih sama penulis hehe..
Sobat-sobat sekalian dimanapun kalian berada dan entah sambil melakukan apa kalian membaca tulisan ini, mari dibaca sampai selesai yaa tulisan mengenai adab makan dan minum ini. Karena, adab makan dan minum ini sangat penting loh untuk kita perhatikan bersama. Walaupun terkesan pembahasan yang sepele, namum sebenarnya ketika kita tidak memperhatikan dan mempraktekkan cara makan dan minum dengan baik dan benar maka akan sangat memberikan pengaruh loh untuk kesehatan tubuh kita. Sampai-sampai dalam agama Islam pada hadist Nabi SAW sudah ada memberikan aturan terkait adab makan dan minum ini, serta dalam dunia kesehatanpun juga membahas akan hal ini. Nah, dalam islam dan kesehatan memperhatikan dan membahasnya loh, jadi sangat penting nih bagi kita untuk lebih memperhatikan adab makan dan minum kita. Oleh karena itu, pada tulisan ini penulis akan memberikan perspektif adab makan dan minum dari segi agama Islam dan juga ilmu kesehatan.
Tentunya adab makan dan minum itu ada banyak sekali yaa sobat-sobat sekalian. Namun, pada kali ini kita akan bahas bersama tekait salah satu adab makan dan minum yang seringkali terabaikan nih, yang mana mungkin kita sering melakukanya baik dalam keadaan sengaja ataupun tidak sengaja. Apakah itu? Jengjeng, yaaa benar. Salah satunya ialah cara atau posisi tubuh kita pada saat akan makan dan minum. Sering kali kita abai yaa akan hal ini, hehe, atau mungkin kita pernah atau bahkan selalu melihat orang-orang disekitar kita makan dan minum dengan posisi tubuh berdiri. Baiklah, langsung kita bahas bersama saja yaa, bagaimana dalam agama dan juga kesehatan memandang dan membicarakan akan hal ini.
Dari Segi Agama Islam
Seperti yang kita ketahui bersama Agama Islam merupakan suatu agama yang didalamnya, banyak sekali mengatur terkait setiap yang ada dalam kehidupan, mulai dari hal-hal yang besar atau luas sampai pada suatu hal yang kecil sekalipun dibahas didalam agama Islam. Semua itu sudah ada ketetapannya, baik dalam al-qur'an ataupun hadist Nabi SAW. Tentunya mengenai adab makan dan minum ini juga telah diatur loh, penasaran? Oke, kita bahas bersama yaa..
Dari Anas r.a dari Nabi SAW. "Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri". Qatadah berkata, "Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa itu lebih buruk". (HR. Muslim)
Dalam hadits lainnya, dari Abu Hurairah ra. Nabi SAW, bersabda : "Janganlah sekali-kali salah seorang diantara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya ia memuntahkannya". (HR. Bukhari)
Dari kedua hadis tersebut tentunya sudah memberikan gambaran kepada kita, bahwa makan atau minum dalam keadaan posisi tubuh yang berdiri itu bukan merupakan suatu hal yang baik untuk kita lakukan, dan Nabi SAW pun telah memperingatkan akan hal itu.
Setiap apa yang telah diatur dalam agama, itu merupakan suatu hal yang baik, oleh karena itu kita harus mengikuti tuntunan yang telah diberikan dan diajarkan oleh Nabi SAW, terlebih lagi ketika kita adalah umat dari Nabi SAW.
Tentunya menjadi penasaran bukan, mengapa dalam agama melarang makan atau minum dalam posisi tubuh yang beridiri, kalo begitu mari kita bahas dalam segi ilmu kesehatannya.
Dari Segi Ilmu Kesehatan.
Dalam ilmu kesehatan makan dan minum sambil berdiri ternyata tidak dianjurkan loh teman-teman, karena ada banyak sekali dampak yang tidak baik pada saat kita makan atau minum dengan posisi tubuh yang berdiri. Dr. Nadia Octavia, menjelaskan, "Pasalnya dalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring atau filter yang disebut sfringer yakni struktu maskuler (berotot) yang bisa membuka dan menutup tergantung posisi tubuh. Air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan diginjal. Filter penyaring ini akan terbuka disaat kita duduk dan tertutup disaat berdiri. Bila kita makan dan minum pada saat berdiri, maka tubuh tidak dapat menyaring hal-hal yang telah kita makan atau minum tersebut". Ketika makanan dan minuman tersebut tidak disaring terlebih dahulu maka semua zat-zat makanan yang masuk kedalam langsung tercerna didalam tubuh. Dengan tidak tersaringnya makanan yang berisi zat-zat yang tidak diperlukan tubuh, maka akan dapat menimbulkan beberapa penyakit, seperti mempengaruhi kesehatan ginjal (batu ginjal), gangguan pengenceran kadar asam, gangguan sendi, perut kembung dan sebagainya. Oleh karena itu, didalam ilmu kesehatan makan dan minum dengan posisi duduk lebih dianjurkan karena lebih menyehatkan daripada makan dan minum dengan posisi berdiri. Karena dapat membuat kita terhindar dari penyakit-penyakit yang telah disebutkan diatas tadi.
Tuh kan, dari segi agama dan juga kesehatan sudah memberikan penjelasan loh tekait dengan posisi makan dan minum yang baik lagi lebih menyehatkan untuk tubuh kita. Tentunya kita ingin setelah makan dan minum tidak hanya kenyang saja yang kita dapatkan bukan, melainkan juga bisa menyehatkan tubuh kita sehingga memberikan kita energi untuk semangat dalam melakukan setiap aktivitas yang kita lakukan sehari-harinya. Maka dari itu, mari kita terapkan dan kita biasakan makan atau minum dalam posisi duduk yaa. Salam sehat untuk kita semua.
Penulis : Lailatul Mahmudah (Mahasiswa)
(Artikel di atas menjadi tanggung jawab si penulis, bukan redaksi EKSPOSKaltim)

