EKSPOSKALTIM, Bontang - Lurah se-Kota Bontang nyatakan komitmen memerangi pungutan liar (Pungli) di Kota Bontang. Pernyataan sikap ini disampaikan saat seluruh Lurah ini hadir dalam acara launching Kelurahan Bersih Tanpa Sampah di Aula Kantor Kelurahan Bontang Kuala, Senin (7/11) siang tadi.
Pembacaan komitmen tersebut diwakili oleh Lurah Bontang Lestari Rendy Iriawan. Di dalam pernyataan sikap tersebut termaktub sejumlah poin komitmen bersama seluruh Lurah untuk memerangi dan meminimalisir terjadinya pungutan liar.
Komitmen bersama tersebut diantaranya tidak melakukan pungutan selain pungutan yang sudah ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan. Mengembangkan sistem pelayanan berbasis technologi informasi untuk mengurangi pertemuan langsung antara pemberi dan penerima layanan.
Selanjutnya, memberi akses yang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan sesuai standar pelayanan, dan standar pelayanan secara transparan. Meningkatkan pengawasan internal untuk mencegah terjadinya praktek pungutan liar.
Selain itu, membuka akses yang murah dan mudah bagi masyarakat untuk menyampaikan pengaduan tentang pelayanan kepada masyarakat. Melakukan respon secara cepat terhadap pengaduan masyarakat, serta melaporkan hasil tindak lanjut kepada tim sapu bersih pungutan liar kota bontang secara berkala.
Dari komitmen tersebut, Wali Kota Bontang berharap pungutan liar baik di RT maupun kelurahan dan kecamatan bisa dihilangkan. Seluruh Lurah pun diharapkan dapat meminimalisir tindakan pungutan liar di Kota Bontang.
"Saya sangat bangga dengan komitmen yang disampaikan oleh seluruh lurah yang hadir pada hari ini. Saya berharap, semoga ini bukan hanya disini saja di ucapkan, melainkan dapat diaplikasikan di lapangan agar dapat menghilangka pungli yang sangat meresahkan masyarakat," paparnya
Neni pun berharap kinerja setiap kelurahan bisa lebih ditingkatkan, agar upaya untuk menjadikan Kota Bontang yang bersih dari pungutan liar dapat terwujud.
"Saya sangat berharap agar komitmen ini dijunjung tinggi untuk menghilangkan pungli dikota bontang,’’ tegas Neni.

