EKSPOSKALTIM, Bontang - Janji kontraktor pengerjaan sambungan pipa transmisi PDAM untuk memulihkan bekas galian sebelum perayaan hari kemerdekaan kemungkinan besar gagal terealisasi.
Ketua Komisi III DPRD Bontang Rustam HS membenarkan hal itu. "Janji itu tidak mungkin terkejar, kita lihat saja faktanya di lapangan. Masih banyak lubang bekas galian yang belum ditimbun sampai hari perayaan hari kemerdekaan besok," jelasnya, Selasa (15/8).
Menurutnya kemungkinan besar kontraktor pelaksana pengerjaan akan mengajukan penambahan batas waktu. Di hari yang sama, PDAM Tirta Taman cepat tanggap dengan melakukan sidak di Jalan KS Tubun pada pukul 9-12 siang.
Hasilnya dari sepanjang 1.200 meter, baru 500 meter dilakukan pemugaran badan jalan dari bekas galian oleh kontraktor.
"Perkembangan hari ini ada 100 meter badan jalan lagi yang selesai ditimbun," terang Suramin Direktur PDAM Tirta Taman.
Pengecekkan dilakukan mulai dari kedalaman lubang beserta teknis pengecoran yang dilakukan. Tampak pembersihan sekitar bahu jalan dan penambahan besi untuk menambal kekuatan lubang dilakukan.
"Kendala terbesar informasi terkendala cor-coran besi dengan kedalaman rata rata berkisar 10-15 meter menyesuaikan kedalaman beton. Faktor cuaca juga berpengaruh pada pengerasan tanah," jelasnya.
Baca juga: Komisi III DPRD Bontang Tagih Janji PDAM Tutup Lubang Galian
Suramin memaparkan jika pihaknya hanya selaku pengelola pipa transmisi ini. Teknis pengerjaan sepenuhnya berasal dari kontraktor yang ditunjuk oleh Dinas Pekerjaan Umum Kaltim.
Proyek galian pipa transmisi, kata Suramin, bertujuan meningkatkan mutu pelayanan kepada pelanggan. Kuantitas sambungan dan distribusi coba ditingkatkan. Yaitu dengan mengganti pipa distribusi berdiameter 6 inci dengan pipa transmisi 16 inci.
"Yang di depan Stadion Lang Lang agar tidak ada gangguan lalu lintas akan dilanjutkan setelah perayaan hari kemerdekaan," tambahnya.
Dana pengerjaan sendiri, kata Suramin berasal dari APBN yang disalurkan melalui Pemprov Kaltim. Mulai dari WTP KS Tubun menuju simpang 4 Awang Long, Bontang Kuala, kemudian ke perumahan KCY masuk dalam naungan pengerjaan DPU Kaltim.
"Ini sudah kami usulkan sejak 2014, alhamdulillah terealisasi tahun ini," terang pria berkumis ini.
Sedangkan ia juga menjelaskan jika pengerjaan galian penggantian pipa transmisi di kawasan Guntung, Loktuan, dan kawasan Parikesit Bontang Baru sepenuhnya ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Bontang.
"Jadi kita hanya pendamping pengawasan saja, " terang Suramin. (Adv)

