PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Lakukan Indentifikasi, DKP3 Bontang Pastikan Daging di Pasar Sehat Konsumsi

Home Berita Lakukan Indentifikasi, Dk ...

Lakukan Indentifikasi, DKP3 Bontang Pastikan Daging di Pasar Sehat Konsumsi
Tim Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) DKP3 Bontang saat mengunjungi lapak penjual daging ayam di Pasar Loktuan, Kota Bontang. (foto:istimewa)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Bontang beberapa waktu lalu melakukan pengecekan terhadap produk pangan yang beredar di pasar.

Giat tersebut dilakukan guna memastikan produk pangan yang diperjualbelikan di pasar sehat konsumsi, serta mencegah terjadinya penyalahgunaan daging yang tidak sehat dan berformalin.

Dalam giat tersebut, Tim Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) DKP3 Bontang mengambil sejumlah sampel produk pangan di tiga pasar Kota Bontang, yakni Pasar Rawa Indah, Pasar Loktuan dan Pasar Gunung Telihan.

Baca juga: 2.377 Nelayan di Bontang Sudah Kantongi Asuransi

"Minggu lalu kita mengambil sampel selama dua hari. Hasilnya sudah dikirim ke Samarinda," kata Kasi Kesmavet DKP3 Sri Muryati, saat ditemui di kantornya, Kamis (9/11).

Perempuan berkacamata itu menjelaskan, adapun identifikasi terhadap produk pangan yang berasal dari hewan yaitu daging sapi, daging ayam, telur, bakso dan mie ayam.

"Kita mengecek penggunaan daging tikus dan babi. Karena ini sangat membahayakan serta merugikan masyarakat jika ada yang menggunakan," tuturnya.

Baca juga:

Lebih lanjut ia menyampaikan, dalam melakukan identifikasi dan pengambilan sampel ini berjalan lancar dan tidak menemui kendala yang berarti. Baik sampel daging sapi, ayam, telur dan lainnya.

"Justru pedagang-pedangangnya sangat terbuka karena merasa terbantu dengan mengecek barang dagangannya," ucapnya.

Ditambahkannya, terlaksananya kegiatan itu merupakan biaya dari pusat melalui balai Veteriner Banjar Baru.

"Tahun ini kegiatan kita banyak yang tidak jalan karena devisit. Sampel untuk pencemaran babi saja memakan biaya Rp 350 ribu. Begitu pun Indentifikasi tikus per sampel juga Rp 350 ribu," tandasnya.(Adv).

VIDEO: Pesta Adat Pelas Tanah 2 dan Pesona Kutai Timur 2017 Eps.1

ekspos tv


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :