EKSPOSKALTIM, Samarinda – Kelangkaan gas 3 kg yang mendera Kaltim akhir-akhir ini, menuai komentar dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim.
Pasalnya, kelangkaan gas melon tersebut terjadi secara mendadak. Bahkan harganya dua kali lipat lebih mahal dari biasanya apabila stok tabung gas ada. Sulitnya mendapat gas 3 Kg dirasakan hampir di setiap daerah di Bumi Etam.
Melihat kondisi tersebut, anggota Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kaltim, Ahmad Rosyidi mengatakan kondisi seperti itu tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kaltim ini, segera mengintruksikan kepada pemerintah di setiap kabupaten/kota melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindagkop) untuk menggelar operasi pasar guna menganalisis sumber penyebab kelangkaan gas.
"Pemerintah harus tau sebabnya karena apa, dan menjelaskan ke publik kenapa gas langka mendadak. Masyarakat sudah resah dengan kondisi ini, khususnya ekonomi ke bawah yang membutuhkan gas 3 kg,” tandasnya, belum lama ini.
Ia menduga, terjadinya kelangkaan gas berhubungan dengan adanya permainan pasar yang dilakukan sejumlah oknum. Pun demikian ia segera memerintahkan Disperindagkop Kaltim, segera lakukan sidak ke agen-agen hingga ke tingkat pengecer tabung gas. (adv)

