PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

KISAH NENEK RENTA PENJUAL KRIPIK, HIDUP DALAM KEMANDIRIAN

Home Berita Kisah Nenek Renta Penjual ...

KISAH NENEK RENTA PENJUAL KRIPIK, HIDUP DALAM KEMANDIRIAN
Nenek Sumiati sedang menunggu pembeli. (Eksposkaltim/Nirwana)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Diusianya yang sudah tua renta, Nenek Sumiati tetap semangat berjuang mempertahankan hidup ditengah kerasnya perjuangan mengais rejeki dengan berjualan kripik peyek di pinggir Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.

Nenek tua yang lemah dan renta ini mencoba bertahan hidup dengan penuh kemandirian dan kejujuran. Ia tak mau meminta belas kasihan orang lain dengan berkeluh kesah diantara orang-orang yang mampu dan berkecukupan.

Setiap harinya, Nenek kelahiran Jember 80 tahun silam ini berjualan kripik dari pukul 06.00 wita hingga 24.00 wita. Dengan tabah, ia duduk diatas kursi seraya menjajalkan dagangan diatas meja yang berada didepannya sambil menunggu pembeli yang datang menyambanginnya.

“Saya berjualan setiap hari, mulai dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam. Menunggu dagangan saya habis. Rumah saya tidak jauh juga dari sini hanya melewati beberapa rumah saja,” ungkap nenek Sumiati sembari tersenyum,  Selasa  (7/6/2016).  

Dengan tekad untuk tetap hidup dalam kemandirian, nenek 7 anak inipun memutuskan untuk merantau seorang diri ke Kota Bontang.  

“Saya punya 7 anak di Jawa. Saya memutuskan merantau ke Kota orang (Kota Bontang.red), karena tidak ingin merepotkan anak-anak, selagi masih bisa mencari nafkah untuk diri saya sendiri,” tuturnya.  

Ia mengakui penghasilan dari berjualan keripik peyek ini masih sangat minim, karena keuntungan dari keripik Peyek yang dijual tidak seberapa. Kendati demikian, ia tetap mensyukuri hasil jerih payahnya tersebut.  

“Pendapatan saya tiap hari itu sedikit saja nak, harga sebungkus keripik Peyek ini, saya jual Rp 5 ribu. Biasanya dalam sehari, kalau keripik peyek saya terjual  habis, maka saya mendapat Rp 200 ribu. Alhamdulillah, dari hasilnya itu masih dapat untung walaupun tidak seberapa, saya cukup-cukupi saja untuk modal dan untuk biaya kehidupan sehari-hari nak,” cetusnya.  


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :