PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Kepiting Hidup Kaltim Laku Keras di China, Malaysia dan Singapura, Ekspor Capai 85 Ton

Home Berita Kepiting Hidup Kaltim Lak ...

Komoditas kepiting hidup asal pesisir Kalimantan Timur menyumbangkan devisa ekspor sebesar Rp13,44 miliar pada September 2026. Capaian itu menjadikannya penyumbang terbesar kedua sektor perikanan Kaltim setelah udang windu beku.


Kepiting Hidup Kaltim Laku Keras di China, Malaysia dan Singapura, Ekspor Capai 85 Ton
Nilai ekspor kepiting hidup pada bulan September mencatatkan angka Rp13,44 miliar. Secara total ekspor kepiting hidup kedua tertinggi setelah udang windu. (int)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur mencatat komoditas kepiting hidup menyumbang devisa ekspor Rp13,44 miliar per September 2026.

“Capaian nilai ekspor kepiting hidup pada bulan September mencatatkan angka Rp13,44 miliar dengan volume 85,86 ton,” kata Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing Produk Perikanan DKP Kaltim Irma Listiawati, mengutip Antara, Minggu (18/10/2026).

Menurut Irma, kepiting hidup menjadi penyumbang devisa terbesar kedua sektor perikanan daerah setelah udang windu beku yang mencapai Rp35 miliar.

Pengiriman kepiting hidup secara konsisten menyasar tiga negara mitra, yakni China, Malaysia, dan Singapura.

“Permintaan pasar internasional terhadap produk kepiting hidup asal perairan pesisir Kalimantan Timur tercatat sangat tinggi dan stabil,” ujar Irma.

Berdasarkan data resmi Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BP2MHKP) Balikpapan, akumulasi total nilai ekspor hasil perikanan Kaltim pada September 2026 menembus Rp65,39 miliar dari total volume 360,32 ton.

“Sektor Udang Windu Beku masih mendominasi posisi puncak dengan sumbangan devisa mencapai Rp35,14 miliar dari volume 137,73 ton,” tutur Irma.

Sementara itu, udang pink beku menempati urutan ketiga dengan nilai ekspor Rp10,40 miliar, disusul udang putih beku yang menyumbang Rp2 miliar sepanjang September 2026.

“Komoditas ikan seperti bawal segar dan kerapu segar juga konsisten menampilkan devisa masing-masing Rp1,55 miliar dan Rp1,04 miliar,” kata Irma.

Ia menegaskan jaminan mutu dan standar kebersihan produk dari BP2MHKP Balikpapan menjadi kunci keberhasilan penetrasi pasar global.

DKP Kaltim terus berupaya memperluas akses pasar ekspor komoditas laut guna meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat pesisir.

“Peningkatan daya saing produk perikanan daerah dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi subsektor laut,” ungkap Irma.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :